Generic Banner
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 September 2018

Contoh Resensi Buku Non Fiksi

Berikut ini adalah beberapa contoh resensi buku non fiksi, untuk mata belajar bahasa Indonesia , selamat membaca:
Pengantar Filsafat Pendidikan

Identitas Buku
Judul Buku : Pengantar FIlsafat Pendidikan
Penulis Buku : Drs. Uyoh Sadulloh, M.pd
Penerbit Buku : Alfabeta, CV
Cetakan : II
Tebal Buku : 183 Halaman
Tahun Terbit : 2004

Ikhtisar
Pendidikan adalah kegiatan yang dilakukan manusia dalam rangka menerjemahkan apa yang dia alami melalui panca indera. Cakupannya sangat luas, meliputi pemikiran (unsur dalam) dan pengalaman (unsur luar).
Pendidikan berfungsi sebagai suatu praktek dalam kehidupan, seperti halnya kegiatan-kegiatan lain (ekonomi, hukum, agama, dll).
Pendidikan dapat ditempuh dengan berbagai cara, salah satu contohnya adalah jalur akademik baik secara empirik yang bersumber dari pengalaman-pengalaman, maupun dari perenungan-perenungan.
Hal yang pertama biasa disebut sebagai praktik –karena berkegiatan, menghasilkan pengalaman (praktik pendidikan), dan yang satu lagi disebut sebagai teori –karena merenung, berpikir, menghasilkan gagasan (teori pendidikan).

Kelebihan Buku
Buku filsafat pendidikan ini mampu menyuguhkan informasi mengenai sumber nilai dan bagaimana seorang manusia dapat memperoleh nilai tersebut. Buku tersebut juga menegaskan bahwa pendidikan pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dengan niai-nilai / makna-makna.

Kekurangan Buku
Buku filsafat pendidikan ini secara sengaja / tidak, kurang memberikan pemahaman bagi pembaca pemula, padahal buku ini sifatnya pengantar. Banyak bahasa-bahasa tingkat tinggi yang harus dicari pengertiannya dahulu sebelum satu kalimat utuh bisa dimengerti.

Ghirah Cemburu karena Allah


Identitas Buku
Judul Buku : Ghirah Cemburu karena Allah
Penulis Buku : Prof. Dr. Hamka (Buya Hamka)
Penerbit Buku : Gema Insani
Cetakan : I
Tebal Buku : 154 Halaman
Tahun Terbit : 2015

Ikhtisar
Ghirah bukan hanya milik orang Islam yang sering dicap fanatic oleh bangsa Barat karena kebertahanannya dalam menjaga muruah pada diri, keluarga, maupun agamanya. Namun, menjaga muruah atau syaraf (Arab) juga milik setiap jiwa manusia, tidak peduli agamanya apa.
Bahkan, setiap daerah atau Negara, sebetulnya, mempunyai istilah masing-masing dalam menyebutkan ghirah ini. Ghirah juga dimiliki seorang cinta damai seperti Mahatma Gandhi –yang terkenal berpahaman luas dan berperikemanusiaan tinggi- yang sampai bersedia melakukan apa saja untuk mencegah adiknya Yawaharlal Nehru, Viyaya Lakshmi Pandit, dan anaknya, motial Gandhi, keluar dari agama Hindu.
Buya Hamka menjelaskan bahwa ghirah itu ada dua macam, yakni terhadap perempuan dan agama. Jika adik perempuanmu diganggu orang lain, lalu orang tersebut kamu pukul, itulah salah satu pertanda bahwa dalam dirimu masih ada ghirah.Jika agamamu, nabimu, dan kitabmu dihina, kamu masih berdiam diri saja, jelaslah ghirah telah hilang dari dirimu.
Jika ghirah atau siri –dalam bahasa orang Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja- tidak dimiliki lagi oleh bangsa Indonesia, niscaya bangsa ini akan mudah dijajah oleh asing dalam segala sisi. Jika ghirah telah hilang dari hati, gantinya hanya satu, yaitu kain kafan! Sebab kehilangan ghirah sama dengan mati!

Kelebihan Buku
Sebagai seorang ulama yang dikenal jenius, Prof. Dr. (Buya) Hamka secara pintar membangkitkan semangat para pembaca untuk tidak kehilangan muruah / harga dirinya bila apa yang menjadi kecintaan dihina. Entah itu agama, keluarga, bahkan harga dirinya sendiri.
Buya Hamka secara gamblang memberikan contoh-contoh yang bersifat fakta dalam menyampaikan pesannya bahwa ghirah setiap manusia semakin hari semakin hilang. Buku ini sangat menohok sekali, dan sangat bagus untuk dibaca.

Kekurangan Buku
Latar belakang Buya sebagai orang minang, tertuang di buku ini. Sehingga ada beberapa diksi yang asing untuk didengar orang Indonesia yang tinggal di daerah lain. Susunan kalimat dan partikel yang kurang pas membuat pembaca kadang-kadang harus membaca ulang satu kalimat lengkap.


Blink


Identitas Buku
Judul Buku : Blink
Penulis Buku : Malcolm Gladwell
Penerbit Buku : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : XIV
Tebal Buku : 316 Halaman
Tahun Terbit : 2015

Ikhtisar
Blink adalah buku mengenai dua detik pertama yang bisa sangat menentukan ketika kita mengamati sesuatu –dua detik yang akan memberikan pemahaman dalam sekejap mata, yang terbentuk berkat pilihan-pilihan yang muncul dari ‘komputer internal’ kita, alias kemampuan alam bawah sadar. Malcolm Gladwell menyebut kemampuan ini dengan ‘Kemampuan Berpikir Tanpa Berpikir’, di mana keputusan sekejap bisa didapat dari informasi yang sedikit namun akurat melalui snap judgment dan thin slicing.
Dalam Blink, kita akan melihat contoh-contoh menakjubkan kebehatan snap judgment dan thin slicing. Pakar benda seni yang mengenali barang antik palsu dalam sekali lihat, ahli cicip makanan yang mampu membedakan keripik mana buatan pabrik dan yang tidak; membedakan dengan mata tertutup, mana gelas yang berisi pepsi dan mana yang berisi coca-cola dalam sekali sesap.
Buku ini juga memberikan gambaran bahayanya membuat kesimpulan cepat: pemasar bisa memanipulasi kesan pertama konsumen, polisi bisa saja menembak mati seseorang yang tak bersalah, peserta pemilu bisa saja memilih calon presiden yang ganteng, namun tidak mampu bekerja. Blink menyingkapkan bahwa orang-orang yang pandai mengambil keputusan tepat bukanlah orang yang paling banyak memproses informasi atau sengaja menghabiskan waktu lebih lama untuk berpikir, tetapi orang yang pandai mengambil keputusan adalah mereka yang melatih diri mereka untuk menyempurnakan seni membuat cuplikan tipis.

Kelebihan Buku
Malcolm Gladwell dengan bukunya Blink membuka wawasan kita bahwa ada kemampuan alam bawah sadar yang mampu membuat keputusan cepat meskipun variabel-variabel yang terkait dengan keputusan itu sangat banyak.
Teori-teori aplikatifnya sangat bagus untuk pembaca praktikkan dalam kehidupan sehari-hari untuk melatih kemampuan berpikir cepat.

Kekurangan Buku
Buku terjemahan ini terlalu kaku bahasanya, sehingga pembaca akan cepat merasa jenuh, selain itu banyak istilah-istilah yang hanya dikenal di negeri asalnya, Amerika, sehingga dalam penerjemahannya ke dalam bahasa Indonesia, jadi rancu, bahkan tidak dimengerti.

Self Driving

Identitas Buku
Judul Buku : Self Driving
Penulis Buku : Rhenald Kasali, Ph.D.
Penerbit Buku: Mizan
Cetakan : XIII
Tebal Buku : 270 Halaman
Tahun Terbit : 2016

Ikhtisar
Sejak dilahirkan, manusia diberikan satu kendaraan yang bisa kita sebut self. Tetapi tidak banyak manusia yang berkemampuan mengendarai dirinya sendiri sampai ke potensi maksimalnya.
Rhenal Kasali menggambarkan bahwa ada 2 macam manusia; manusia driver dan passanger. Manusia driver adalah manusia yang mempu mengemudikan dirinya sendiri, berpikir secara bebas sampai pada versi terbaik dirinya. Sehingga dengan begitu, dia dapat ‘mengangkut’ orang lain menuju tempat yang dia kehendaki.
Sementara manusia passanger adalah manusia yang hanya duduk manis di belakang driver, tidak perlu memikirkan situasi, boleh mengantuk bahkan tidur, dan tidak perlu merawat kendaraan. Sekilas memang kehidupan yang enak, padahal sebaliknya. Seorang passanger akan selalu menjadi orang yang kerdil dan tidak menciptakan perubahan karena terbelenggu oleh setting-an otak yang tetap. Tidak bertumbuh.
Hanya dengan self driving, manusia bisa mengembahgkan semua potensi yang dimilikinya dan mencapai sesuatu yang tidak pernah terbayangkan ketika para passanger terjebak dalam kondisi statis. Rhenald Kasali telah mengabdikan sebagian kehidupannya dalam memimpin transformasi mindset. Buku ini adalah hasil kajian seorang pendidik yang pernah –sebanyak empat kali- terlibat dalam panitia seleksi calon CEO, pimpinan dalam jabatan publik, dan panitia seleksi calon pimpinan KPK.

Kelebihan Buku
Rhenald Kasali, melalui buku Self Driving membuat para pembaca merenung untuk kemudian tergerak merubah mindsetnya detik itu juga dari passanger menjadi seorang driver lewat diksi yang persuasif dan menohok.
Selain itu juga, tersaji data-data ilmiah yang membuat kita berpikir bahwa perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri, dari sekarang, dan dari hal-hal yang remeh temeh.

Kekurangan Buku
Layout buku yang sedikit membingungakan karena selain tulisan utama, ada juga tulisan box yang menyela alur tulisan utama. Sehingga dalam membacanya harus dibolak-balik; tulisan utama sampai beres, baru baca tulisan di box. Atau sebaliknya.


Bagaimana Mencari Kawan dan Memengaruhi Orang Lain
(How to Win Friends and Influence People)


Identitas Buku
Judul Buku : Bagaimana Mencari Kawan dan Memengaruhi Orang Lain
Penulis Buku : Dale Carnegie
Penerbit Buku : Birarupa Aksara
Cetakan : X
Tebal Buku : 400 Halaman
Tahun Terbit : 2014

Ikhtisar
Bagaimana Mencari Kawan dan Memengaruhi Orang Lain pertama kali diterbitkan pada tahun 1937, dan secara berkala mengalami perbaikan dan penyesuaian dengan zaman. Secara ajaib buku ini tetap menjadi minat bagi para pembaca yang sedang mempelajari tentang komunikasi.Dale Carnegie dalam buku ini menjelaskan fakta-fakta sejarah, bagaimana orang-orang besar sebetulnya tidak memiliki apapun kecuali sebuah kemampuan dalam mengambil hati orang lain.
Bagaimana dengan cara demikian (mengambil hati) bisa berarti banyak hal. Seperti kisah Stevie Wonder yang diceritakan penulis; seorang buta yang kemudian menjadi penyanyi legend di Amerika. Awal kisahnya adalah karena Stevie Wonder diberikan ‘kehormatan’ untuk menangkap seekor tikus percobaan yang lepas.
Bisa bayangkan seorang buta disuruh menangkap tikus? Tapi inilah pujian telak. Guru Stevie pada waktu itu percaya bahwa kebutaannya melebihkan kemampuannya yang lain, yakni kemampuan pendengaran.
Di buku ini kita akan menemukan cara-cara aplikatif yang sangat bisa sekali kita terapkan dalam kehidupan kita. Cara yang sederhana namun akan berdampak besar. Ada sepuluh hal yang Dale Carnegie janjikan kalau membaca buku Bagaimana Mencari Kawan dan Memengaruhi Orang Lain ini.

Sepuluh hal itu adalah:
 Mengeluarkanmu dari kebiasaan mental yang buruk, memberi gagasan, visi, dan ambisi baru
 Membuatmu mudah dan cepat berkawan
 Meningkatkan popularitas
 Memikat orang mengikuti cara berpikirmu
 Mengingkatkan pengaruh, prestise, dan kemampuanmu dalam menyelesaikan segala sesuatu
 Memungkinkanmu memperoleh klien dan pelanggan baru
 Meningkatkan kemampuanmu dalam memperoleh penghasilan yang lebih besar
 Menjadikanmu wiraniaga, manajer, atau eksekutif yang lebih baik
 Menjadikanmu pembicara yang lebih baik dan lebih menyenangkan
 Membangkitkan antusiasme di antara rekan usaha
Dale Carniege mengatakan, buku Bagaimana Menacari Kawan dan Memengaruhi Orang Lain telah mengajarkan semua hal di atas kepada lebih dari 15 juta pembaca dalam tiga puluh tujuh bahasa.

Kelebihan Buku
Bahasa yang digunakan Dale Carniege lugas dan tepat, sehingga membuat pembaca ingin segera mempraktikkan apa yang ditulis di buku tersebut.
Poin-poinnya jelas dan tersusun secara sistematis dari yang paling gampang untuk dilakukan sampai ke yang sedikit sulit untuk dilakukan.

Kekurangan Buku
Sama seperti buku terjemahan lainnya, buku Dale Carnegie ini juga mengandung istilah dan kejadian-kejadian yang dominan diketahui orang Amerika. Jadi untuk pembaca awam, bilamana ingin memahami secara mendalam cerita / ilustrasi yang disuguhkan buku ini, harus mencari informasi tambahan mengenai hal tersebut.


Panduan Praktis Main Rubik untuk Pemula

Identitas Buku
Judul Buku : Panduan Praktis Main Rubik untuk Pemula
Penulis Buku : Wicaksono Adi
Penerbit Buku : Gradien Mediatama
Cetakan : I
Tebal Buku : 184 Halaman
Tahun Terbit : 2009

Ikhtisar
Rubik adalah permainan puzzle mekanik dengan bentuk kubus (ada juga segitiga) yang mempunyai enam warna berbeda pada setiap sisinya. Rubik ditemukan oleh Professor Erno Rubik pada tahun 1974.
Professor Erno Rubik adalah seorang arsitek dan pemahat asal Hungaria. Tidak butuh lama bagi rubik untuk menciptakan sensasi rasa internasional. Setiap orang ingin bermain rubik dan memilikinya.
Demam rubik menjalar baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Seperti memiliki aura ajaib yang memikat pada kubus kecil ini. Ia mempuyai konsep yang sederhana, elegan, namun secara mengejutkan sangat sulit untuk diselesaikan.
Satu demi satu kompetisi diadakan untuk menyelesaikan rubik cube ini. Di antaranya adalah United Kingdom Rubik’s Cube Championship (Desember 1981), American Rubik’s Cube Championship (November 1981), Canada Rubik’s Cube Championship (Maret 1982), dll.
Puncaknya ada pada tahun 1982, bulan Juni, untuk pertama kalinya kompetisi menyelesaikan rubik dunia diselenggarakan di Budapest. Kejuaraan tersebut dimenangkan oleh seorang pelajar asal Vietnam yang beru berumur 16 tahun dengan catatan waktu 22,95 detik saja.
Ketertarikan pada permainan rubik mulai memudar di tahun 1990-an. Orang-orang banyak yang terlampau kesal saat mencoba menyelesaikannya, tetapi tidak kujung berhasil Sebagian orang lebih tertarik dengan kehadiran game console elektronik pada saat itu. Namun, yang tercatat, hingga hari ini lebih dari 30 juta rubik telah terjual. Hal tersebut menjadikannya permainan puzzle terlaris di dunia sepanjang masa.
Rubik menemukan kembali ruhnya saat tahun 2000-an, di mana internet muncul. Petunjuk-petunjuk cara menyelesaikannya telah banyak termuat di internet, oleh karena itu, demam rubik kembali melanda dunia untuk kedua kalinya.
Tepat pada tahun 2003, ketika world championsip rubik kembali diadakan di Canada, rubik kembali mencapai puncak.
Rubik dipandang sebagai permainan yang positif, melatih daya ingat, motoric, serta mendorong pemainnya untuk menjalin sebuah komunitas dan berkompetisi secara sehat.

Kelebihan Buku
Buku Tips & Trik Jago Main Rubik ini mempunyai banyak gambar sehingga interaktif dan mudah dimengerti pembaca. Selain itu penjelasannya memang jelas, rinci, dan juga terdapat indeks untuk kata-kata yang sulit untuk dimengerti.

Kekurangan Buku
Untuk orang yang baru belajar rubik, masih diperlukan indeks / kosakata rubik yang lebih banyak. Dan di dalam buku ini, masih terdapat kata-kata yang sulit dimengerti tetapi tidak masuk ke indeks / glosarium.


Agar Menulis – Mengarang Bisa Gampang


Identitas Buku
Judul Buku : Agar Menulis – Mengarang Bisa Gampang
Penulis Buku : Andrias Harefa
Penerbit Buku : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : I
Tebal Buku : 112 Halaman
Tahun Terbit : 2002

Ikhtisar
Aktivitas menulis seringkali dikaitkan dengan bakat alami yang dimiliki seseorang dari lahir. Tetapi dipercaya atau tidak, bakat tidak menjadikan aktivitas tulis menulis menjadi mudah dan lancar seperti yang kita bayangkan sebelumnya.
Para ahli berulang kali menyatakan bahwa menulis merupakan sebuah pelajaran dasar yang telah kita perolah bahkan sejak kita berada di bangku TK.
Dengan kata lain, mengarang merupakan keterampilan yang sudah lama kita geluti. Akan tetapi, dalam prakteknya; ketika ingin menuangkan ide-ide di dalam kepala menjadi tulisan, kata ‘bakat’ selalu menjadi mental blok sehingga banyak yang urung bahkan dalam tahap ‘ingin’.
Mengarang bukanlah pekerjaan yang mudah, tetapi juga tidak sulit. Asal kita mempunyai komitmen yang terus dipelihara maka proses tulis menulis; mengarang akan menjadi lebih mudah.
Komitmen adalah sebuah bahan bakar penting yang akan terus menyengat semangat kita ketika malas. Komitmen juga berarti janji terhadap diri sendiri bahwa ‘Aku akan menjadi penulis yang hebat!’
Sebab percaya atau tidak, bakat tidak lebih dari minat yang dipupuk dengan ambisi untuk terus dilakoni sehingga berkembang.




Kelebihan Buku
Buku Agar Menulis – Mengarang Bisa Gampang secara aneh memberikan semangat pada para pembaca untuk mulai membuat sebuah karya tulis. Buku ini juga menyajikan gagasan-gagasan kreatif sehingga pembaca merasa perlu untuk mengalih bentukkan gagasan tersebut menjadi sebuah tindakan nyata, yaitu karya.

Kekurangan Buku
Buku ini secara implisit ditulis secara asal dan terkesan mahal.


Mendeteksi Dini Pecahnya Pembuluh Darah Otak


IDENTITAS BUKU :
Judul : Memahami Aneurisma Otak
Penulis : Dr. Mardjono Tjahjadi, SpBs
Penerbit : Bhuana Ilmu Populer
Cetakan : I, 2016
Tebal : xxii + 126 halaman
ISBN : 978-602-394-226-8

IKHTISAR :
Dalam dunia medis, aneurisma dapat didefinisikan sebagai pelebaran dinding pembuluh darah karena lemahnya struktur dinding tersebut. Secara umum, aneurisma terjadi pada pembuluh arteri otak yang dibahas buku ini.
Statistik kedokteran internasional melaporkan 1–5 dari 100 orang memiliki aneurisma otak. Berdasarkan fakta tersebut aneurisma otak bukanlah sebuah penyakit yang langka. Memang benar menegakkan diagnosis aneurisma tidak mudah karena hanya sekitar 10 persen yang memberi gejala klinis. Sisanya tidak bergejala.
Kebanyakan aneurisma otak baru bergejala bila sudah pecah dan menimbulkan stoke, di mana lebih dari separuh aneurisma otak yang pecah akan berakibat fatal. Maka, deteksi dini aneurisma otak sangatlah penting untuk mencegah angka kesakitan dan angka kematian akibat penyakit ini.
Hingga kini masih belum diketahui jelas alasan dan waktu aneurisma pecah. Terdapat beberapa teori, termasuk tekanan, peradangan, dan penuaan. Beberapa faktor risiko utama aneurisma otak adalah usia di atas 40. Semakin tua seseorang, tambah tinggi risiko terserang aneurisma otak. Faktor lainnya: merokok, konsumsi alkohol berlebihan, penyakit tekanan darah tinggi.
Sebab lain, adanya riwayat penyakit otak sebelumnya (kemungkinan tumbuh lagi di tempat lain). Adanya aneurisma dalam keluarga (10–15 persen anggota keluarga akan memiliki aneurisma juga dan cedera pembuluh darah (hal 6–7).
Ada 10 persen penderita aneurisma pecah akan langsung meninggal dan 40 persen lainnya meninggal dalam 30 hari perawatan. Sementara itu, pasien yang selamat 50 persennya akan cacat. Jika sudah telanjur pecah, penderita harus segera mendapat penanganan medis (hal 9).
Bila diasumsikan penduduk Indonesia 250 juta, diperkirakan setiap tahun terdapat 25.000 orang aneurisma pecah. Setiap tahun, sekitar 2.500 orang akan meninggal sebelum dibawa ke rumah sakit. Kita harus ingat, tidak semua memiliki akses cepat ke rumah sakit (hal 10).
Sebanyak 90 persen pasien aneurisma otak sama sekali tidak tahu memiliki penyakit tersebut. Mereka baru mengetahuinya ketika aneurisma pecah. Ada tiga gejala utama, yaitu sakit kepala sangat hebat. Secara mendadak, kepala seperti dipukul palu, muntah, leher terasa kaku, hingga pingsan. Salah satu sisi anggota gerak tubuh mendadak lumpuh.
Jika satu dari gejala-gejala tersebut muncul, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit karena gejala klinis bisa memburuk dengan sangat cepat. Bahkan, dalam hitungan menit. Beratnya gejala yang dialami bergantung besaran robekan dan tinggi tekanan darah pada saat pecah. Pada kasus berat, penderita langsung kehilangan kesadaran (pingsan) atau bahkan koma.
Tentu saja itu sangat menakutkan. Namun, dengan perkembangan ilmu bedah saraf, tingkat kesembuhan pun semakin meningkat. Penanganan aneurisma secara garis besar dibagi menjadi tiga pilihan: observasi, operasi bedah mikro, atau prosedur endovaskuler (hal 61).

Buku ini ditulis untuk menambah wawasan masyarakat tentang penyakit aneurisma otak mulai dari penyebab, gejala, hingga penanganannya berdasarkan literatur medis berbasis bukti.


Mentor Perlu untuk Membantu Mencapai Sukses Bisnis

IDENTITAS BUKU :
Judul : Breakthrough: 7 Kunci Utama Membangun Bisnis
Penulis : Mohammad Assad
Penerbit : Elex Media Komputindo
Cetakan : 2017
Tebal : 276
ISBN : 978-602-04-0083-9

IKHTISAR :
Jumlah pengusaha menunjukkan tingkat kemajuan ekonomi suatu negara karena menjadi lokomotif ekonomi. Perusahaan mereka dikenai pajak 40 persen untuk kas negara. Di samping itu, lapangan kerja akan semakin lebar guna mengikis jumlah pengangguran.
Menjadi pengusaha harus memiliki modal. Modal utama bukan materi, namun kemampuan diri untuk mencari peluang tidak hanya sekarang, namun juga kelak. Itulah rumus yang diterapkan pengusaha nasional Chairul Tanjung. Buy the future with the present value. Seorang pengusaha harus bisa memprediksi kejadian masa depan dengan melihat situasi dan kondisi saat ini (hlm viii).
Namun, mencari peluang bukan mudah. Semangat saja tidak cukup. Hanya keyakinan diri tidak memadai karena rimba bisnis berliku dan kompleks. Pengusaha sukses harus belajar mencari peluang dari nol tentang pola pikir, keberanian, dan kreativitas. Pola pikir meyakini, siapa pun bisa menjadi pengusaha sukses. Berani gagal dan kreatif merambah sesuatu baru agar bisa mendatangkan keuntungan dan mampu terus bertahan (hlm 13–15).
Para pengusaha sukses pernah gagal, namun mampu bangkit. Jiwa pengusaha digambarkan seperti pohon kurma yang tumbuh kuat di padang pasir. Sebab sejak benih ditanam akarnya mencengkeram tanah kuat-kuat demi mengangkat beban bebatuan di atasnya. Ibarat lain, seperti pohon bambu yang selama tujuh tahun pertama tidak berkembang karena fokus pada pemekaran akar (hlm 202–203).
Pengusaha yang didampingi mentor akan melewati berbagai kendala serta bisa mempersingkat jalan menuju sukses. Dengan beragam pengalaman bisnis, mentor bisa memberi ilmu bisnis yang sudah teruji di lapangan, solusi persoalan, dan teori yang telah dipraktikkan (hlm 227–228).
Contoh banyak orang Padang belajar langsung membuka restoran. Orang Palembang sukses berdagang pempek. Orang Makassar sukses menjadi pengusa coto dan orang Pekalongan berhasil menjadi pengusaha batik. Anak pengusaha lebih mudah melewati berbagai kendala kalau mau belajar dari pendahulu baik orang tua maupun seniornya.
Mentor antara lain berperan sebagai motivator. Bagaimanapun tabah dan kegigihan berusaha, tetap saja calon pengusaha bisa malas, kurang percaya diri, atau putus asa menghadapi kegagalan. Apalagi bila kegagalan datang bertubi-tubi. Mentor juga berfungsi untuk membantu mengembangkan bisnis.
Pengusaha pemula biasanya banyak melakukan kesalahan dan kegagalan karena belum berpengalaman. Jika terus menerus salah dan gagal, tentu waktu dan modal akan susut pula. Kehadiran mentor bisa mengurangi risiko tersebut. Dia juga berfungsi untuk melihat blind spot. Semua memiliki blind spot atau titik buta yang hanya bisa dilihat orang lain. Untuk itu, seseorang membutuhkan sesamanya yang bisa melihat kekuatan dan menutupi kekurangan (hlm 239).
Mentor dalam dunia penting karena tidak lepas dari pakem bisnis sebagai pengejewantahan solidaritas sesama manusia. Bisnis adalah usaha mencukupi kebutuhan orang lain. Dalam konteks mentor, setiap pengusaha sebaiknya saling berbagi pengalaman demi terciptanya sinergitas bisnis yang mapan. Sebab itu, jaringan pertemanan harus selalu dibangun dan dijaga lewat media sosial, pelatihan, atau kunjungan yang bersifat personal.


Meraih Kemurnian Hati di Bulan Suci

Judul : Purification of the Heart; Tanda, Gejala dan Obat Penyakit Hati
Penulis : Hamzah Yusuf
Penerjemah : Haris Priyatna
Penerbit : Mizan
Cetakan : Pertama, Februari 2017
Tebal : 320 halaman
ISBN : 978-979-433-975-6

Hati merupakan asal muasal yang membawa pengaruh besar dalam kehidupan. Rasulullah saw. menyebut hati sebagai wadah penyimpanan pengetahuan dan tempat yang peka terhadap perbuatan raga (hal 17). Hal ini bisa dilihat dari kenyataan saat ini, ketika berbagai kejahatan amoral terjadi; seperti pembunuhan, pencurian, korupsi, pemerkosaan dan sebagainya.

Jika ditilik lebih jelas, hal itu pada dasarnya bersumber dari hati yang kotor—memiliki penyakit. Ketika hati kotor, maka kecenderungan pemilik hati adalah melakukan tindak kejahatan. Oleh karena itu, betapa pentingnya kita mengobati hati agar tidak terjebak pada jalan yang salah. Apalagi di bulan yang suci ini, bulan penuh khikmah untuk memperbaiki diri.

Buku karya Hamzah Yusuf ini akan menjadi jembatan dalam usaha meraih ketenteraman hati di bulan suci ini. Dalam buku yang diambil dari terjemahan kitab Mathharat Al-Qulub karya Imam Al-Mawalud ini memaparkan tentang tanda-tanda penyakit hati dan cara memurnikan atau penyembuhannya.

Penyakit pertama yang dibahas adalah kikir. Ini berkaitan dengan syariah (hukum suci), yaitu hak yang wajib ditunaikan kepada Allah kepada ciptaan-Nya. Seperti kewajiban mengeluarkan zakat di bulan ramadhan atau bersedekah kepada orang yang membutuhkan. Sifat kikir dalam bentuk tidak memberi zakat adalah dilarang. Hal ini berlaku juga dalam hal kewajiban menghidupi istri dan anak. Bahkan jika suami-istri bercerai, sang suami harus membayar tunjangan bagi anaknya.

Imam Ali r.a berkata, “Orang yang terburuk adalah si kikir. Di dunia ini, dia tidak bisa menikmati kekayaannya sendiri, dan diakhirat, dia dihukum.” Cara pengobatannya adalah dengan kesadaran diri akan kerugian dan sikap kikir itu sendiri—menyadari bahwa mereka yang mencapai kekayaan itu memerlukan waktu lama dalam meraihnya. Padahal waktu pun berjalan dengan cepat. Dan kematian sewaktu-waktu akan datang menjemput. Pastinya sangat rugi setelah berjuang keras namun tidak bisa menikmatinya sendiri karena sifat kikir (hal 45).

Kedua, serakah. Yaitu sifat berlebih-lebihan dan keangkuhan. Salah satu tanda kondisi itu adalah mudahnya berhutang dan hidup puas dengan itu. Meski sadar perbutan tersebut akan menjatuhkan diri sendiri—terperangkap dalam utang, orang-orang serakah tidak peduli. Yang terpenting adalah bisa mencapai standar hidup materiel tertentu.

Dan cara pengobatannya adalah sengaja berlapar-diri. Rasa lapar bisa diperoleh dengan melakukan puasa atau mengurangi makan. Mengingat dalam aspek pengobatan tradisional, bahwa terlalu banyak makan akan merugikan hati dan bahkan bisa membunuhnya juga mengakibatkan keras hati (hal 47). Di lain sisi puasa juga membantu menjaga hati agar selalu mensyukuri nikmat Allah.

Ketiga, zalim. Sebuah perbuatan yang ingin menyakiti orang lain tanpa alasan yang benar. Sikap ini harus benar-benar dihindari. Karena sikap ini pada akhirnya hanya akan merugikan diri sendiri. Contoh paling nyata dalam hal yang mendorong orang berlaku zalim adalah “cinta kedudukan”. Orang yang cinta kedudukan bersedia melakukan apa saja—bahkan jika itu menyakiti orang lain demi meraih harapannya. Padahal sikap itu hanya akan membuatnya bepaling dari Allah.

Oleh karena itu, sikap zalim ini harus segera diobati. Caranya yaitu dengan mengingat kematian. Dengan mengingat kematian kita akan tahu, bahwa sebesar apa pun kedudukan yang kita miliki, pada akhirnya kedudukan itu tidak akan dibawa mati.

Peresensi Ratnani Latifah, Alumnus Universitas Nahdlatul Ulama, Jepara.



Kisah Kehidupan Pendidik Bangsa

Judul : Ki Hadjar, Sebuah Memoar
Penulis : Haidar Musyafa
Penerbit : Pustaka Imania
Cetakan I : April 2017
Tebal : 558 halaman
ISBN : 978-602-792-634-9

Siapa yang tidak kenal Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau Ki Hadjar Dewantara? Guru Bangsa dan Pahlawan Nasional yang telah berjuang keras demi kemajuan bangsanya. Dia berjuang keras agar para inlander bisa mendapat pendidikan layak. Kelak untuk menghormati perjuangannya, bertepatan dengan kelahirannya, setiap 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Dia lahir 2 Mei 1889 dengan nama Soewardi. Karena termasuk keturunan pangeran Kadipaten Puro Pakualaman, dia digelari Raden Mas Soewardi (hal. 38).
Pidato-pidatonya yang lantang menjadi pembangkit persatuan rakyat Indonesia. Meskipun berulang kali ditangkap dan dipenjara, semangatnya untuk membela kepentingan jelata tak pernah padam (hal. 31). Ini sebuah karakter yang mencerminkan pengalaman pribadinya yang menjadikan setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru.
Setelah kembali dari pengasingan, pada tahun 1919, Ki Hadjar mulai tertarik dan terpanggil menjadikan pendidikan sebagai alat perjuangan meraih kemerdekaan. Berangkat dari impian dan cita-cita luhurnya itu, pada 3 Juli 1922 Ki Hadjar dan teman-teman seperjuangannya mendirikan Nationaal Onderwijs Instituut Taman Siswa (hal. 33).
“Mengingat pentingnya pendidikan untuk masa depan, pernah membuatku selalu memikirkan Sariman dan teman-temannya yang hanya berasal dari kalangan jelata. Apakah anak-anak yang terbiasa dengan kehidupan kasar itu bersedia jika kuajak sekolah? ‘Tentu saja aku ingin sekolah Denmas, seperti sinyo-sinyo Belanda itu,’” Kata Sariman (hal. 74).

Ki Hadjar muda tak kuasa menyaksikan anak-anak Bumiputera terampas kebebasannya dalam menuntut ilmu. Sejak kecil Ki Hajar Dewantara mendapat pemahaman, manusia itu memiliki kedudukan sederajat di hadapan Tuhan. Maka, selain mendidik daya pikir dan nalar, Ki Hajar juga menekankan pendidikan budi pekerti, agar karakter anak terbentuk secara baik dan berkembang menjadi manusia berbudi pekerti mulia.
Mendidik dan mengenalkan mereka pada ilmu pengetahuan merupakan suatu keharusan. Agar di kemudian hari mereka menjadi manusia-manusia tangguh secara lahir batin. Lebih dari itu, aku berharap agar anak-anak yang masih polos itu kelak akan menjadi pribadi-pribadi yang penuh semangat, cerdas, dan memiliki tekad yang kuat untuk membela harga diri bangsa dan tanah airnya (hal. 333).
Tujuan didirikannya sekolah Taman Siswa mendidik anak-anak inlander dengan sistem pendidikan yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia (hal. 479). Anak-anak harus digembleng dengan sistem pendidikan yang selaras dan sesuai dengan budaya kehidupan bangsanya. Jika pendidikan anak-anak tidak didasarkan pada semangat nasionalisme, bisa jadi tidak akan pernah memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negaranya. Tidak memiliki kepedulian untuk membela dan menjaga tanah airnya, tanah tumpah darahnya.
Selain semboyan Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani, ada 3 tujuan utama Ki Hadjar mengembangkan pendidikan. Pertama, Hamemayu Hayuning Sariro, memberi pendidikan yang bermanfaat bagi anak didik dan keluarganya, memiliki kemandirian dalam belajar dan tidak bergantung orang lain. Kedua, Hamemayu Hayuning Bongso, memberi pendidikan kepada seluruh rakyat bangsa, yang membawa manfaat besar bagi nusa dan bangsa. Ketiga, Hamemayu Hayuning Bawono, memberi pendidikan yang berguna demi kepentingan dunia (hal. 532).

Diresensi Ahmad Fauz, Staf Pengajar IAIN Jember



Sukses Mengajari Anak Berbisnis Sejak Dini

Judul : Strategi Membentuk Mental “Entrepeneur” pada Anak
Penulis : August N Chatton
Penerbit : Laksana
Cetakan : Pertama, 2017
Tebal : 200 halaman
ISBN : 978-602-407-100-4

Mempersiapkan masa depan anak tugas setiap orang tua. Berbagai profesi bisa mulai dikenalkan sejak dini agar anak kelak mudah menetapkan pilihan. Dalam persaingan yang semakin ketat di lapangan kerja sektor formal, wirausahawan boleh menjadi alternatif.

Jumlah pelaku wirausaha Indonesia masih sedikit sehingga kurang dalam ambil bagian menggerakkan perekonomian nasional. Padahal, kemakmuran negara dapat terwujud setidaknya jika 2 persen penduduk berwirausaha.

Wirausaha menjanjikan kesejahteraan hidup lebih baik. Peluangnya juga masih sangat terbuka. Namun demikian, berwirausaha tentu tetap perlu dipersiapkan secara serius, terutama mental dan karakter kuat, kreatif, dan jeli menangkap peluang. Dia juga ulet, optimistis, serta bijak dalam menghadapi berbagai masalah. Hal-hal tersebut butuh untuk dipupuk sejak dini agar ketika masanya tiba, para calon pengusaha tersebut sudah matang.

Memperkenalkan profesi pengusaha pada anak-anak dapat dilakukan dengan memberi gambaran sederhana tentang bisnis. Berikan pengertian bahwa pengusaha menghasilkan uang atau keuntungan dari menjual hasil produksi atau jasa. Berceritalah tentang pelaku wirausaha sukses di lingkungan sekitar. Bisa juga dengan mencontohkan anak seumuran yang mampu menghasilkan uang sendiri, misalnya hanya dengan menjual kerajinan tangan hasil karya sendiri.

Mengajari anak tentang dunia usaha, kita dapat belajar dari orang Tiongkok. Sejarah mencatat dulu dan sekarang, Tiongkok penguasa jalur perdagangan dunia. Orang tua mewariskan usaha-usaha dengan mengajari anak berdagang mulai dari bawah.

Mereka menyuruh anak-anak terlibat langsung dari pekerjaan sederhana, seperti membersihkan toko, mengangkat barang, dan melayani pembeli. Kadang mereka juga diberi tanggung jawab seperti memegang keuangan dan mencatat pembukuan. Sementara itu, keluarga lain membawa anak-anak mengunjungi perkebunan atau pabrik. Ada juga yang diajak ke pertemuan bisnis. Hal-hal demikian akan memupuk keberanian serta kepercayaan diri anak.

Dari contoh tersebut, anak-anak secara alamiah belajar bisnis langsung. Jiwa bisnis ditumbuhkan lewat praktik nyata (hlm 92-95). Buku ini juga menuturkan media pembelajaran awal mengenai dunia bisnis yang menarik, menyenangkan, dan tidak membosankan, di antaranya lewat permainan monopoli yang mengajarkan mengenai konsep-konsep dasar keuangan secara efektif.

Mereka bermain untuk mengumpulkan kekayaan dari seluruh petak di atas papan melalui pembelian, penyewaan, atau pertukaran aset dalam sistem ekonomi sederhana. Manfaat permainan monopoli untuk mengasah kecerdasan, strategi, berhitung, memecahkan masalah, mengelola aset secara bijak. Mereka dilatih berkomunikasi dan negosiasi (hlm 187–192).

Yang tak boleh dilewatkan, menanamkan moralitas. Dengan nilai-nilai kemanusiaan yang baik, mereka akan menjadi pengusaha beretika sehingga tidak menghalalkan segala cara dalam meraih keuntungan.

Meski wirausahawan harus selalu percaya diri dan optimistis, orang tua perlu mengajarkan mental siap kalah atau gagal. Ini bukan bentuk pesimisme agar anak juga perlu tahu kenyataan bahwa hidup tak selalu sukses dan menang. Kadang kala kegagalan dan kesedihan juga menghampiri.

Diresensi Anindita Arsanti, Lulusan UPN Veteran Yogyakarta



Memupuk Nilai Keindonesiaan dalam Jiwa Warga
Judul : Nilai Keindonesiaan
Penulis : Yayasan Suluh Nuswantara Bakti
Penerbit : Kompas
Terbit : 2017
Tebal : viii + 330 Halaman
ISBN : 978-602-412-181-5
Faktor utama perubahan masyarakat adalah menyusupnya nilai-nilai global yang merasuk ke seluruh aspek kehidupan. Ini secara perlahan memarjinalkan nilai-nilai lokal yang sarat kebijakan. Maka, budaya bangsa yang semakin tergerus harus diantisipasi dengan penguatan nilai-nilai keindonesiaan.

Buku ini hasil diskusi berseri. Tujuannya menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai keindonesian dalam diri rakyat Indonesia. Ketika bangsa menjadikan Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup maka nilai keindonesiaan merupakan perisainya. Ini juga berperan sebagai penangkal sisi negatif dan penyerap sisi positif modernisasi serta globalisi.

Nilai keindonesiaan begitu mendesak untuk diaktualisasikan karena Indonesia berada dalam pusaran perubahan sehingga terjadi internasionalisasi dan globalisasi. Internasionalisasi berarti suatu dunia, tanpa batas dan penerapan peradaban industrial barat (a borderless world and the acceptance of western industrial civilization). Globalisasi membenarkan, rakyat dari seluruh bangsa berpartisipasi secara proaktif dalam kemajuan teknologi-teknologi baru. Mereka bebas memanfaatkan kemampuan teknologis tersebut di mana pun dan kapan pun (hal xix).

Penanaman nilai keindonesian pada hakikatnya pembentukan karakter individu. Generasi muda diharapkan mampu mengapresiasi kearifan budaya lokal dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Tak salah jika Umar bin Khattab berkata, “Didiklah anak-anakmu lebih baik dari pendidikan dirimu karena dia akan hidup di suatu zaman yang lebih sulit.”

Bahkan, ketika Otto von Bismarck dapat mengalahkan Napoleon III timbul pendapat umum bahwa perang pada tahun 1870 dimenangkan oleh kepala sekolah Prusia dan guru Jerman. Semua menunjuk betapa pentingnya pendidikan karakter melalui sistem nilai tertentu oleh suatu bangsa bagi warga negaranya (hal 304).

Memasuki abad 21 ini, mayoritas generasi muda kehilangan cara untuk memahami jati diri bangsanya. Oleh karena itu, dirasa perlu untuk membangunkan generasi muda dengan menanamkan nilai-nilai luhur budaya warisan nenek moyang. Globalisasi tidak boleh menghanguskan itu semua.

Berdasarkan hasil diskusi panel yang tertuang dalam buku ini, penanaman nilai keindonesiaan bagi warga agar lebih efektif. Salah satunya dengan cara mengefektifkan sistem pendidikan nasional (SPN) yang berperan penting dalam penanaman nilai keindonesian kepada peserta didik. SPN meliputi pendidikan formal (sekolah), pelatihan nonformal (kursus atau pelatihan), dan pendidikan informal (keluarga).

Pendidikan menjadi salah satu upaya paling strategis untuk membentuk jiwa bangsa dan nilai keindonesiaan baik secara formal, informal, maupun nonformal. Ketiganya harus berjalan bersamaan dan terintegrasi (hal 251). Dengan demikian, generasi mudah goyah menghadapi serbuan modernisasi yang semakin melupakan budaya bangsa.

Selain jalur pendidikan, penanaman nilai keindonesian juga dapat ditempuh melalui komunitas-komunitas masyarakat. Perlu lembaga pengendali untuk mencegah kemungkinan terjadinya multipenyimpangan dalam menafsirkan keindonesiaan. Juga diperlukan suatu gerakan nasional yang masif dan diselenggarakan secara bijak.

Diresensi Nurul Yaqin, Guru Pesantren Daarul Fikri, Cikarang, Bekasi



Mengenal Peneliti Indonesia Ben Anderson

Judul : Hidup di Luar Tempurung
Penulis : Benedict Anderson
Penerbit : Marjin Kiri
Cetakan : Pertama, Juni 2016
Tebal : 205 halaman
ISBN : 978-979-1260-59-6

Sejauh ini, buku biografi atau otobiografi kebanyakan hanya mengangkat orang-orang penting dalam politik, tokoh-tokoh revolusi di zamannya, atau figur-figur publik yang sudah barang tentu digemari para idola fanatiknya. Juga yang paling sering dijumpai, biografi para pengusaha dengan segudang motivasi bisnis dan hidupnya. Atau yang agak nyentrik, biografi tentang seniman dengan segala pencapaian artistiknya.

Karya ini sedikit berbeda dari catatan otobiografi pada umumnya. Mengangkat tokoh besar intelektual, peneliti populer yang punya sumbangsih besar terhadap kajian-kajian tentang Indonesia. Ia adalah Benedict Richard O’Gorman Anderson atau yang akrab dikenal dengan Ben Anderson.

Buku berjudul Hidup di Luar Tempurung merupakan terjemahan dari A Life Beyond Boundaries. Sebuah memoar yang ditulis sendiri oleh mendiang Ben Anderson, sang intelektual. Ini salah satu karya biografi yang paling mudah dan menyenangkan untuk dipahami.

Ben memetakan perjalanan kariernya sebagai akademikus dalam enam siklus kehidupannya: masa muda yang terus berpindah, kajian wilayah, kerja lapangan, kerangka perbandingan, interdisipliner, hingga pensiun dan pembebasan.

Penulis karya monumental Imagine Communities ini lahir di Kunming, Tiongkok, pada 26 Agustus 1936, pada malam menjelang invasi besar-besaran Jepang atas Tiongkok Utara. Ayahnya seorang prajurit Inggris yang bekerja pada badan Chinese Maritime Customs Service (CMSC), sedangkan ibu kandungnya orang Inggris tulen. Ia seorang ahli hukum, dengan spesialisasi hukum niaga dan pelayaran. Namun, Ben lebih memilih Irlandia sebagai kewarganegaraanya, dengan berbagai alasan politik serta personal tentunya.

Ben mengenyam pendidikan menengah atas di Eton, kemudian mendapat beasiswa untuk Studi Klasik di Universitas Cambridge pada tahun 1950-an. Lulus dari Cambridge perjalanan karier akademik seorang Ben Anderson tak langsung berjalan mulus begitu saja. Ia sempat mengalami kegalauan akan masa depannya. Ibunya juga ikutan ketar-ketir. Hingga pada waktunya tiba, keberuntungan itu datang.

Dia masih berhubungan dengan sejumlah kawan penerima beasiswa di Eton, dan suatu hari menerima surat dari salah satunya, Richard Kennaway, yang memegang posisi di Universitas Cornell, New York. Ia memberitahu bahwa sembari menunggu panggilan dari dinas kolonial Inggris tahun berikutnya, ditawari pekerjaan semantara sebagai asisten dosen di departemen pemerintahan Universitas Cornell (hal 23).

Ben banyak melakukan riset lapangan di Indonesia, Thailand, dan Filipina. Namun, yang menarik bagi Ben dari pengalaman kerja-kerja lapangannya sebagai peneliti adalah ia jatuh hati pada Indonesia.

Indonesia adalah cinta pertamanya. Dia bisa bicara dan membaca Thai dan Tagalog, tapi bahasa Indonesia benar-benar bahasa keduanya dan satu-satunya bahasa selain Inggris yang bisa dipakai menulis dengan lancar dan penuh nikmat (hal 63).

Diresensi Gunawan Wibisono, Mahasiswa Pascasarjana UNS


Indonesia Pernah Memiliki Tokoh-tokoh Berintegritas


Judul : Orange Juice for Integrity: Belajar Integritas kepada Tokoh Bangsa
Penulis : Tim Komisi Pemberantasan Korupsi
Penerbit : Komisi Pemberantasan Korupsi
Cetakan : I, 2017
Tebal : 204 halaman
ISBN : 978-602-9488-11-1

Korupsi merupakan warisan sejarah dan sudah menjadi budaya bangsa. Pendapat ini seakan terbenarkan banyak tokoh dan pejabat ditangkap KPK karena korupsi. Namun, jika menengok sejarah, sebetulnya Indonesia memiliki banyak tokoh yang penuh integritas, jujur, dan antikorupsi. Mereka menjadi pejabat untuk mengabdi bangsa dan negara, bukan memperkaya diri dan keluarga. Ketika dihadapkan pada pilihan antara kepentingan pribadi dan negara, mereka mendahulukan kepentingan negara, fokus menjalankan amanat rakyat.

KPK menelisik tokoh-tokoh teladan ini, seperti H Agus Salim, Baharuddin Lopa, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Hoegeng Iman Santoso, Ki Hadjar Dewantara, Mohammad Hatta, Mohammad Natsir, Saifuddin Zuhri, Sjafruddin Prawiranegara, R Soeprapto, Ir Soekarno, dan Widodo Budidarmo.

Agus Salim pernah menjadi Menteri Luar Negeri pada Kabinet Amir Sjarifuddin (1947) dan Kabinet Hatta (1948–1949). Dia terkenal karena kesederhanaannya. Suatu ketika, dalam pertemuan para diplomat di Eropa, Agus Salim menyita perhatian banyak orang. Bukan karena kemewahannya, melainkan karena jas yang dikenakan sudah usang dan penuh jahitan di sana-sini.

Agus Salim hingga pensiun belum mempunyai rumah sendiri. Selama menjadi menteri, dia tinggal di kontrakan. Agus Salim berpandangan, menjadi pejabat bukan untuk mencari kekayaan, tapi menderita. Leiden is lijden “memimpin adalah menderita” (hal 13).

Lain lagi keteladanan Saifuddin Zuhri. Menteri Agama era Presiden Soekarno (1962–1967) ini pernah menolak adik iparnya yang minta diberangkatkan haji dengan fasilitas Kementerian Agama. Kendati adiknya merupakan tokoh yang berjasa pada negara dan secara ekonomi layak mendapat bantuan.

Setelah pensiun, Saifuddin berjualan beras. Uang pensiun tidak pernah diambil karena ingin menghidupi keluarga dari jerih payah sendiri, tidak membebani negara. Uang pensiun yang dikumpulkan dibelikan rumah untuk dijadikan fasilitas umum sebagai rumah bersalin.

Baharuddin Lopa juga demikian. Jaksa Agung era Presiden Abdurrahman Wahid ini ketika menjadi Bupati Majene berani berkonfrontasi dengan petinggi militer yang menyelundupkan. Ketika menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (1982–1986), Lopa berkunjung ke sebuah kabupaten. Tanpa sepengetahuan, seorang jaksa mengisikan bensin pada mobil dinasnya. Lopa marah dan kembali ke kantor sang jaksa. Ia minta jaksa menyedot kembali bensin. “Saya punya uang jalan untuk beli bensin. Itu harus saya pakai,” tegas Lopa (hal 18).

Lopa tak pernah menggunakan mobil dinas untuk kepentingan keluarga. Ia memasang telepon koin di rumah dinasnya agar keluarga tidak memanfaatkan telepon fasilitas negara. Dalam penegakan hukum, Lopa tak pandang bulu. Kakanwil Kemenag Sulsel, temannya, tetap diseret ke meja hijau karena pengadaan fiktif Al Quran.

Selain kisah para tokoh tadi, buku ini juga menceritakan kisah tokoh-tokoh bangsa lain, termasuk Proklamator Soekarno dan Hatta. Kemudian mantan Kapolri Hoegeng yang terkenal jujur. Kisah keteladanan ketiga tokoh ini sudah sering diangkat dalam berbagai tulisan.

Namun, kisah Sri Sultan Hamengku Buwono IX mungkin masih belum banyak diketahui. Wakil Presiden era Soeharto (1972–1978) ini suatu ketika mengemudikan mobil sendiri ke Pekalongan. Karena belum tahu medan, dia masuk ke jalan tempat mobil dilarang masuk. Seorang polisi menghentikan dan menilangnya.

Begitu tahu yang dihadapi Sri Sultan, polisi itu gugup dan tampak ragu untuk menilang. Namun, Sri Sultan malah tersenyum dan mempersilakan polisi tetap menilang. Bahkan, polisi bernama Brigadir Royadin itu kemudian diminta bertugas di Yogyakarta. Pangkatnya dinaikkan satu tingkat. Alasannya, Royadin merupakan sosok polisi yang berani dan tegas (hal 29).

Kisah para tokoh dalam buku ibarat jus jeruk yang menyegarkan di tengah hausnya masyarakat akan keteladanan. Korupsi bukanlah warisan sejarah, apalagi budaya bangsa.

Diresensi Irfan Maulana, alumnus Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta


Menangkal Kekerasan atas Anak-anak lewat Puisi

Judul : Memo Antikekerasan terhadap Anak
Penulis : 194 Penyair Indonesia
Penerbit : Forum Sastra Surakarta
Cetakan : September, 2016
Tebal : 384 halaman
ISBN : 978-602-6284-35-8

Anak-anak adalah masa depan bangsa. Menyelamatkan mereka sama saja menyelamatkan bangsa ini ke depannya melalui gerakan moral bersandar pada laku kebudayaan. Itulah cuplikan pengantar dari antologi puisi yang ikut serta ambil bagian menyelamatkan anak-anak dari kekerasan (baik secara psikis dan fisik) lewat puisi-puisi.

Akhir tahun 2016 lalu, bangsa seolah dikejutkan dengan berbagai macam berita mengenai kekerasan terhadap anak. Setiap hari di berbagai sudut kehidupan berita kekerasan berkarib dengan masyarakat. Televisi, radio, koran, hingga mulut orang-orang terus membahasnya. Anak-anak pun dibiarkan begitu saja menjadi korban.

Maraknya kekerasan terhadap anak menjadikan hak-hak bocah seolah tak lagi dipedulikan. Mereka dipaksa bekerja mencari uang, dijebak menjadi pengemis, diperjualbelikan hingga menjadi korban pencabulan sampai pembunuhan. Coba camkan puisi berikut. “Nak, tahukah kau, apa yang kaulakukan di sini. Kau disuruh jualan koran di pinggir jalan. Katanya sambil bermain-main, tapi mana uangnya. Kau hanya diberi sebungkus nasi untuk mengganjal perutmu. Hanya nasi dan sayur,” (hal 145).

Puisi ini menjelaskan tentang hak seorang anak telah dirampas paksa oleh orang-orang dewasa yang tak bertanggung jawab. Sering kali mereka tampak secara langsung di jalan-jalan raya sekitar lampu lalu lintas. Peristiwa perampasan hak masih terjadi. Padahal, mereka tetaplah anak-anak lugu yang terkadang hanya mematuhi perintah dan menjauhi larangan orang-orang tak bertanggung jawab.

Diharapkan dengan adanya buku ini bisa menggerakkan hati pemerintah untuk turut serta bertanggung jawab kesejahteraan anak-anak, bukan hanya merumuskan UU perlindungan anak. Harapannya, anak-anak tidak lagi menjadi korban dekadensi moral bangsa.

“Dalam bilik sempit ini aku hanya berteman air mata, terpenjara di rumah sendiri, mendengarkan tik tak sepi. Kadang-kadang menjerit merasakan cambuk di punggung. Saat kutumpahkan secangkir kopi di atas meja, sebab limbung dirajam lapar,” (hal 294).

Puisi berjudul Air Mata ini terlihat jelas menggambarkan seorang anak menjadi korban tindak kekerasan orang tuanya sendiri. Mereka tak bisa melawan. Mereka hanya berharap dan menunggu keajaiban datang.

Ada 194 penyair dari seluruh Nusantara berpartisipasi mengisi buku ini. Dengan berbagai latar belakang, tapi memiliki satu tujuan menyerukan untuk tidak menyetujui, menolak keras kekerasan terhadap anak. Antologi ini merupakan lanjutan dari buku sebelumnya, Memo untuk Presiden dan Memo untuk Teroris. Buku saling berkaitan. Isinya menolak penyimpangan masyarakat.

Di antara kekerasan terhadap anak dilakuan orang tua dengan tidak memperhatikan mereka. Kekerasan tidak hanya dalam bentuk fisik, tapi bisa juga melalui kata-kata. Dengan adanya buku ini, setidaknya ada harapan bisa memutus mata rantai kekerasan terhadap anak, menjauhkan dari hal-hal yang bisa membuat tertekan dan tidak nyaman. Dengan demikian, bocah bisa benar-benar terlindungi oleh negara dan seluruh lapisan masyarakat.

Diresensi Anisa Alfi Nur Fadilah, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Balitar, Jatim


Peran Sunan Gunung Jati dalam Penyebaran Islam

Judul : Suluk Gunung Jati
Penulis : E. Rokajat Asura
Penerbit : Imania
Cetakan : Pertama, September 2016
Tebal : 327 halaman
ISBN : 978-602-7926-26-4

Syaikh Syarif Hidayatullah atau yang dikenal sebagai Sunan Gunung Jati merupakan salah satu dari walisongo yang berjuang di tanah Jawa—khususnya di daerah Cirebon, Jawa Barat. Dia lahir 1448 Masehi. Ayahnya bernama Syarif Abdullah—merupakan seorang dari Kesultanan Mamluk Mesir dan disinyalir masih keturunan dari Nabi Muhammad saw. Sedang ibunya adalah Nyimas Rarasantang yang merupakan keturunan dari Raja Pajajaran—Prabu Siliwangi.

Sejak kecil Syarif sudah menonjol dalam pengetahuan agama, kecerdasan dan luasnya wawasan. Dan dia juga memiliki akhlak yang baik. Dia belajar ilmu agama di Makkah, Baghdad, Gujarat dan Palestina (hal 63). Selain itu dia juga belajar pada Sunan Ample di Pesantren Ample Denta dan di Pesantren Amparanjati berguru kepada Syaikh Datuk Kahfi atau yang lebih dikenal dengan sebuta Syaikh Nurjati.

Sebenarnya sebelum memutuskan menyiarkan agama Islam di pulau Jawa, Syaikh Syarif Hidayatullah ini telah ditunjuk sebagai penerus ayahnya di Mesir. Namun jiwa pembelajar dan keinginan kuat untuk menyampaikan ajaran agama sejauh yang bisa dijangkau, membuatnya menyerahkan jabatan itu kepada adiknya—Syarif Nurullah. Sedangkan dirinya sendiri memulai perjalanan untuk menuju pulau Jawa sekaligus tempat kelahiran ibundanya (hal 136-137).

Maka di tahun 1470 Syarif Hidayatullah memulai perjalanannya. Dalam perjuangannya ini tantangan terbesar yang harus Sunan Gunung Jati tanggung adalah kenyataan kalau eyangnya sendiri belum memeluk Islam.

Sebagaimana diketahui, munculnya Islam belum sepenuhnya diterima oleh masyarakat. Khususnya bagi orang-orang pedalaman dan kerajaan-kerjaan yang masih memegang teguh budaya Hindu-Budha. Oleh karena itu saat akan memulai dakwahnya dengan kerendahan hati, Sunan Gunung Jati menemui eyangnya—Prabu Siliwangi untuk meminta izin.

“Kau boleh menyebarkan ajaran baru di sini, tetapi jangan dengan paksaan. Jangan sampai karena beda bahasa dalam sesembahan, darah tumpah ke bumi. Bumi dan langit tak akan merestui kepada siapa saja yang datang untuk saling menghinakan.” (hal 179).

Pesan itu-lah yang Sunan Gunung Jati pegang dengan erat. Dalam menyebarkan agama Islam, dia memilih metode lemah lembut dan kekeluargaan. Kearifan budi dan akhlak itu-lah yang pada akhirnya membuat banyak masyarakat mulai mengikuti ajaran Sunan Gunung Jati. Apalagi sejak Sunan Gunung Jati diamanahi untuk melanjutkan kepemimpinan di Pesantren Amparanjati, setelah Syaikh Nurjati meninggal.

Hanya saja berjalannya hari, Sunan Gunung Jati menyadari dalam memperjuangkan Islam, ternyata tidak hanya bisa memakai cara lemah lembut. Karena banyak orang-orang dari kerajaan Hindu-Budha yang mulai merasa terganggung dengan Islam yang mulai berkembang pesat. Baik itu dari pihak Majapahit juga kerajan di Pajajaran. Apalagi sejak Sunan Gunung Jati membangun hubungan baik dengan kesultanan Demak. Mereka berusaha menjatuhkan pengaruh Islam dengan berbagai cara.

Buku ini memaparkan perjuangan seorang ulama dalam menyiarkan agama Islam di tanah Jawa—khusunya Jawa Barat. Inspiratif dan memotivasi.

Diresensi Ratnani Latifah. Alumni Universitas Islam Nahdlatul Ulama, Jepara



Raihlah Kesuksesan Sedini Mungkin

Judul : Sukses Ga Harus Nunggu Tua
Penulis : Imam Sopyan
Penerbit : Trans Idea Publishing
Terbit : 2016
ISBN : 978-602-0808-27-7
Tebal : 180 halaman

Semua orang pasti ingin menjadi sukses, tapi banyak yang gagal. Meraih kesuksesan bagi sebagian besar orang tidak mudah, terutama kaum muda minim pengalaman. Mindset, kesuksesan hanya dapat diraih saat tua sering membuat semangat kaum muda mengendur.

Buku Sukses Ga’ Harus Nunggu Tua mengajak kaum muda untuk sadar akan potensi diri sehingga dapat mencapai kesuksesan lebih dini. Sebab, sesungguhnya usia mudalah masa terpenting membentuk kehidupan, terutama untuk berkarier. Masa depan harus segera ditentukan dan diraih saat muda (halaman 50).

Setiap manusia, tua maupun muda, berhak meraih kesuksesan. Namun, kaum muda lebih memiliki peluang dan potensi besar dibanding orang-orang tua. Yang penting, mereka sadar akan potensi dan mau untuk mengasah maka bukan tidak mungkin untuk meraih kesuksesan di masa muda.

Sudah banyak bukti pemuda-pemudi sukses muda dan berperan penting dalam setiap perubahan. Sayang, tidak semua generasi muda menyadari potensi besarnya. Mereka masih berada dalam pola pikir, “muda memiliki sedikit pengalaman sehingga tidak bisa menatar dirinya”. Tidak ada orang miskin pengalaman, yang ada hanya orang tidak mau dan mampu belajar. Mereka tidak mengambil hikmah dari pengalaman sendiri dan orang lain (halaman 21).

Untuk meraih kesuksesan masa muda perlu strategi dengan mengenali potensi diri, memilih karier yang sesuai, bekerja keras, serta senantiasa berinovasi dalam karier pilihan tersebut. Dengan begitu, seseorang akan lebih mudah untuk mengetahui proses mencapai kesuksesan.

Buku Sukses Ga’ harus Nunggu Tua menyebutkan formula-formula sukses beserta karakter-karakternya, di antaranya berintegritas, “berkepala besar”, percaya diri, memiliki skala prioritas, menghargai waktu, penuh pertimbangan, dan berkawan dengan banyak orang. Kemudian, memiliki jiwa kepemimpinan, berpikiran terbuka, dan yang terpenting optimistis.

Seperti roda, ada kalanya seseorang berada di ambang kesuksesan dan kegagalan. Dalam menanggapi kesuksesan, hendaknya seseorang tetap membumi dan berinovasi terus. “Jika kesuksesan dan kekayaan material akhirnya diperoleh, itu hanya sebuah konsekuensi logis kerja keras,” (halaman 38).

Sementara itu, saat mengalami kegagalan, seseorang haruslah segera melakukan introspeksi diri dan tetap bekerja keras. Persepsi dan sikap negatif bakal membuat kondisi orang lebih buruk dari kegagalan itu sendiri (halaman 158). Buku ini mengajak kaum muda semakin bersemangat meraih kesuksesan.

Diresensi Putri Prama Ananta, Pelajar SMAN 1 Probolinggo, Jatim


Berolahraga Harus Dilakukan secara Benar

Judul : 50 Tips Sehat Menangkal Penyakit dengan Olahraga
Penulis : Prof DR dr Anies MKes, PKK
Tebal : 176 halaman
Cetakan : Pertama, 2017
Penerbit : Kanisius
ISBN : 978-979-21-5110-7

Kesehatan merupakan urusan yang penting. Semua kegiatan yang telah direncanakan atau ingin dilakukan hanya akan bisa berjalan dengan lancar jika orang dalam kondisi sehat. Olahraga sebagai salah satu kegiatan menjaga kebugaran tubuh perlu rutin dilaksanakan. Buku ini menguraikan tip yang bisa diaplikasikan saat berolahraga. Buku yang terdiri dari 8 bab ini dibagi berdasarkan topik pembahasan.

Bagian pertama berisi uraian yang harus dilakukan sebelum berolahraga. Pembahasan menitikberatkan pada pemanasan. Di sini juga diuraikan pentingnya pemanasan, bukan hanya untuk melemaskan otot, tetapi lebih guna meningkatkan suhu badan. Peningkatan suhu badan menambah aliran darah, kepekaan saraf, kesehatan jantung, dan mencegah cedera. Pemanasan tidak boleh dilakukan asal-asalan.

Bagian kedua memuat uraian olahraga yang bisa dilakukan untuk kebugaran tubuh. Salah satu subbab dimulai dengan pertanyaan seorang ibu yang pegal-pegal dan pinggang kaku. Padahal, dia sudah tidur cukup. Buku yang ditulis Prof DR dr Anies ini menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan ketika itu terjadi, seperti mawas diri dengan memerhatikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan beberapa waktu terakhir.

Ada juga contoh latihan guna mengatasi masalah tersebut, misalnya latihan kelenturan yang secara fisiologis dan psikologis bermanfaat untuk orang yang terlalu banyak duduk atau terpaksa berdiri terlalu lama (halaman 20). Latihan bisa juga dilakukan tanpa alat. Ini dibahas dalam bagian ketiga. Jalan kaki atau joging bisa menjadi pilihan.

Tetapi, banyak orang salah mengerti dengan menyamakan antara joging dan berjalan kaki. Saat joging, kedua kaki tidak berada di atas tanah bersamaan. Bisa dikatakan selama joging sebagian tubuh melayang di udara. Beban yang diperoleh kaki ketika mendarat, 2–3 kali berat badan. Sebaliknya, kedua kaki selalu kontak dengan tanah bersamaan pada jalan kaki. Beban yang diterima kaki pun sama dengan berat badan atau lebih sedikit (halaman 39).

Pada bagian 4 dan 5, diuraikan olahraga yang bisa dilakukan untuk tujuan atau penderita penyakit tertentu, contoh kencing manis, penyakit jantung, sakit maag, dan tekanan darah tinggi. Bisa juga untuk menghilangkan ketegangan, memperbaiki punggung bungkuk, menurunkan dan meningkatkan berat badan. Dalam bab tersebut, juga memberi instruksi gerakan olahraga yang bisa dilakukan.

Untuk kalangan perempuan sering bertanya apakah benar olahraga memengaruhi payudara, mengganggu kelancaran haid? Olahraga apa pun tidak dapat memperbesar payudara. Alasannya, payudara tidak terdiri dari jaringan otot. Padahal olahraga adalah menguatkan otot-otot di bawahnya dan mengencangkan kulit yang menutupi payudara. Dalam bagian 6 dan 7 dijelaskan permasalahan seputar olahraga dan latihan.

Bagian terakhir membahas kebutuhan para atlet seperti protein. Selama ini, banyak orang beranggapan bahwa para atlet membutuhkan asupan protein tinggi. Bahkan, tidak jarang pelatih menganjurkannya. Padahal, asupan protein satu orang dan yang lain tidak boleh disamaratakan. Protein idealnya lebih kurang 20 persen dari berat badan.

Kelebihan protein akan membuat tubuh gemuk. Sisa metabolisme protein beracun. Ginjal dan hati harus bekerja keras menawarkan racun untuk membersihkan dan membuangnya. Protein berlebihan juga justru merugikan atlet karena menyebabkan cepat lelah (halaman 153–157).

Diresensi Husnul Aini, Alumna Universitas Mataram


Kiat Berpikir Kreatif dan Inovatif


Judul : Think Like A Freak
Penulis : Steven D Levitt & Stephen J Dubner
Penerbit : Noura Books
Terbit : Januari 2016
Tebal : 268 halaman
ISBN : 978-602-385-007-5

Kemampuan melihat gagasan dari sudut pandang berbeda menjadi ciri berpikir kreatif. Manusia nyatanya sudah memiliki kreativitas sejak lahir. Kemampuan tersebut hanya perlu diasah agar bertransformasi menghasilkan tindakan nyata. Sayang, semakin dewasa seseorang membuat daya kreatif terkalahkan banyak dalih.

Buku ini mengajak pembaca berpikir seperti anak-anak untuk memupuk rasa ingin tahu yang tinggi dan mencari jalan cerdik untuk menemukan solusi masalah. Orang dewasa sangat pandai mengikuti petunjuk dan memperhatikan. Namun, tidak demikian dengan anak-anak. Pandangan mereka selalu berkelana.

Bukan sekadar teori, buku ini menggambarkan kejadian nyata. Sulap selalu menarik orang dewasa dan anak. Kebanyakan anak berhasil menemukan trik lebih cepat dari orang tua. Banyak alasannya. Anak-anak tidak memikirkan trik secara berlebihan. Sementara itu, orang dewasa mencari penjelasan yang tidak jelas (halaman 111).

Semakin sederhana pemikiran seseorang, akan lebih cepat menemukan solusi. Bukan berarti orang dewasa harus meniru tingkah anak-anak. Tapi, orang dewasa harus bisa memasukkan naluri kanak-kanak ketika dihadapkan pilihan rumit.

Selain masalah tersebut, sebagian besar orang sering kali berpura-pura tahu banyak. Bukan hanya masalah umum, sering kali orang payah menilai kemampuan sendiri. Meskipun menghabiskan lebih banyak waktu dengan diri sendiri daripada orang lain, mereka kerap berwawasan sempit tentang keterampilan dan kemampuan sendiri.

Hal ini mengingatkan pembaca bahwa cerdas dalam satu bidang, bukan berarti bisa menguasai dan memahami seluruh bidang lainnya. Setiap orang diharuskan menghargai yang lain dengan pengetahuan berbeda daripada berpura-pura tahu dan menimbulkan masalah baru.

Buku Think Like a Freak menyarankan berpikir lebih maju dalam sudut pandang berbeda. Perlakukan orang lain dengan sopan. Kesopanan dapat mendorong hampir semua interaksi ke dalam kerangka kooperatif (halaman 143).

Selain kiat-kiat memenangkan perdebatan, terdapat juga solusi dalam beragam masalah lainnya. Berpikir kritis sangat diperlukan oleh setiap orang. Tapi, jangan sampai terjebak dalam lingkaran pertanyaan. Berpikir seperti “orang aneh” berarti berpikir sederhana (halaman 151).

Buku ini juga memaparkan berbagai fakta di lapangan. Orang pintar sekadar punya lebih banyak pengalaman dengan perasaan bahwa mereka benar. Mereka memiliki keyakinan benar. Namun, meyakini Anda benar tidak sama dengan Anda benar (halaman 179). Ternyata, menilai diri benar nyatanya hanya membawa pertentangan argumen. Hal seperti ini harus dihindari.

Hal menarik lainnya, merenungi pencapaian diri dan berhenti sejenak dari aktivitas. Dalam momen-momen paling jujur, mudah untuk melihat banyak tidak bekerja dengan semestinya. Jadi, mengapa belum berhenti? (halaman 199). Ini bukan berarti berhenti beraktivitas secara total, tapi memahami makna hidup yang telah diperoleh.

Berhenti itu sulit. Sebagian karena disamakan dengan kegagalan. Padahal, tidak ada yang suka gagal atau setidaknya terlihat gagal (halaman 202). Umpan balik bukan hanya bermanfaat bagi interaksi, tapi juga untuk melangkah maju. Kegagalan tidak harus dianggap sebagai kerugian total.

Diresensi Nata Carol, Asisten Pembina Pramuka SD Utan Kayu 01 Jakarta

Rabu, 05 September 2018

Contoh Teks Berita

Contoh 1 :
Kebakaran Dayah Samahani Musnahkan 12 Ruang Belajar

Kebakaran Dayah Nurul Hikmah di Desa Leupueng Cut Samahani, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar menghanguskan 12 ruang belajar milik lembaga pendidikan keagamaan tersebut.

Laporan yang dipublish Pusdalops PB BPBD Aceh Besar menyebutkan, dayah yang berlokasi di Leupueng Cut itu dipimpin Ustaz M Saleh (70). Kejadiannya pukul 17.05 WIB.

BPBD Aceh Besar mengerahkan 8 unit armada pemadam dari Pos Sibreh ke lokasi kejadian. Api berhasil dikuasai pukul 18.15 WIB.

Bangunan dayah yang berlokasi tidak jauh dari pinggiran Jalan Nasional Banda Aceh-Medan itu berkonstruksi dua lantai. Yang terbakar sebanyak 12 ruang kelas belajar, enam ruang di lantai atas dan enam ruang di lantai bawah.

Kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan sedangkan penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik, namun untuk penyebab pasti masih dalam pengusutan pihak kepolisian.

Tim yang terlibat dalam penanggulangan kebakaran tersebut dari TNI/Polri, relawan RAPI, dan masyarakat setempat. (*)

Contoh 2 :
Wanita di Sidoarjo Tewas Terpental dari Motor dan Terlindas Truk

Patroli, Jawa Timur – Ditemani keluarga dan kerabatnya, Heni Cahyani tak henti-hentinya menangisi kepergian Julaikah, temannya yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya By Pass Lingkar Barat, Sidoarjo, Jawa Timur.

Seperti yang ditayangkan Patroli Siang, Rabu (19/7/2017), kejadiannya bermula ketika Heni dan Julaikah berboncengan menggunakan sepeda motor matik dari Sidoarjo menuju Surabaya. Diduga karena tersenggol truk gandeng yang melintas, Heni tak mampu mengendalikan motor dan menabrak pembatas jalan.

Nahas bagi Julaikah yang duduk di bangku belakang. Dia terpelanting dan tewas setelah terlindas ban belakang truk

Korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Sidoarjo, sedangkan sopir dan truk gandengnya diamankan di Mapolresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut.


contoh 3 :
Longsor Kembali Hantui Warga Garut

Sejumlah titik longsor bermunculan di Kabupaten Garut Jawa Barat usai hujan melanda di daerah itu selama hampir sepekan.

Di Kampung Cigedogan Desa Mekarjaya Garut misalnya, tebing setinggi 10 meter dilaporkan ambruk dan menutup akses transportasi dari Kecamatan Bungbulang menuju Kecamatan Caringin.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun material berupa tanah dan batuan setebal tiga meter menutupi akses jalan sepanjang 10 meter.

“Kami bersama warga sedang mengupayakan agar kendaraan roda dua bisa lewat jalur tersebut, sambil menunggu alat berat dari Provinsi Jabar,” ujar Camat Bungbulang Heri Hermawan, Senin, 29 Mei 2017.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut Imat menambahkan bencana longsor juga menimpa akses transportasi di jalur Kecamatan Cikajang. Di mana ada tiga kecamatan, yakni Banjarwangi, Singajaya dan Peundeuy yang kini terputus.

“Masyarakat masih berupaya membersihkan material tanah yang menutupi badan jalan,” ujarnya.


contoh 4 :
Banjir Terjang Bangka Belitung, Arus Lalu Lintas Tersendat

Banjir melanda puluhan rumah di Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Banjir juga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.

Seperti ditayangkan Liputan6 Siang SCTV, Kamis (18/7/2017), sedikitnya 47 unit rumah warga terendam akibat alur sungai meluap setelah hujan deras.

Banjir yang berasal dari alur sungai ini meluber cukup deras menerjang puluhan rumah warga di sekitarnya dengan kedalaman air mencapai 80 sentimeter.

Banjir membuat arus lalu lintas tersendat. Melihat kondisi ini pihak kepolisian dibantu warga sekitar membuat barikade untuk menuntun kendaraan yang melintas agar tidak terjebak di tengah kubangan air.


contoh 5 :
Fraksi-fraksi DPR Debat soal Waktu Voting RUU Pemilu

Jakarta – Sepuluh fraksi di DPR menyampaikan sikap terkait waktu pengambilan keputusan terkait pembahasan RUU Pemilu. Debat tak dapat dihindari.

Pimpinan DPR, Fadli Zon, menyebut hasil lobi mengerucutkan dua paket isu RUU Pemilu, yakni paket A atau B. Fadli lalu meminta persetujuan waktu voting. Apakah malam ini atau Senin depan.

PDIP, Golkar, PKB, PPP, NasDem, dan Hanura sepakat voting malam ini. Sisanya, Gerindra, PKS, dan PAN meminta perpanjangan lobi. Sementara itu, Demokrat siap voting malam ini namun tak tanggung jawab soal isu PT.

“Kami siap mengambil keputusan malam hari ini namun kalau ada PT kami tak ikut bertanggung jawab,” kata Didik Mukrianto.

PAN lalu mengatakan siap voting malam ini. Namun, mereka minta diberi kesempatan menyampaikan beberapa hal.

“Kalau misalkan tadi sudah menginventarisir mayoritas fraksi meminta hari ini tak masalah. Izinkan menyampaikan beberapa hal sebelum keputusan dilaksanakan,” sebut Yandri.

Fadli lalu mendapat hujan interupsi baik dari anggota maupun penonton di balkon. Fadli pusing.

“Wartawan catat pimpinannya nggak tegas,” teriak penonton.

“Bentar, ini banyak sekali yang interupsi,” ujar Fadli.
(gbr/erd)

contoh 6 :
Terjun ke Balap Sepeda, M. Fadli Tetap Jadi Instruktur Balap Motor

Jakarta – Muhammad Fadli akan turun di Asian Paracycling Championship. Meski sudah terjun ke dunia balap sepeda, Fadli disebut tetap memprioritaskan pekerjaannya sebagai instruktur balap motor.

Fadli akan mewakili Indonesia di nomor Individual Time Trial kategori C4 pada Kejuaraan Asia Para-Cycling, 24 Februari-3 Maret mendatang, di Bahrain. Itu menjadi ajang pertamanya setelah banting setir dari dunia balap motor. Fadli juga menjadi wakil Indonesia pertama di level Asia.

Anggono Iriawan, Senior Manager Safety Riding dan Motorsport PT Astra Honda Motor, menyatakan dukungannya untuk Fadli. Anggono juga mengatakan bahwa Fadli sudah berkomunikasi dengannya terkait partisipasi dalam kejuaraan di Bahrain.

“Kalau izin, dia sudah bilang kepada kami bulan kemarin untuk ke Bahrain. Tapi dia bilang, prioritas pertama dia tetaplah jadi instruktur balap di Astra Honda karena di luar itu dia juga masih punya sekolah racing miliknya sendiri. Jadi jika waktu tidak benturan dan merepotkan ya tidak apa-apa,” kata Anggono saat dihubungi detikSport, Jumat (10/2/2017).

Anggono menambahkan, sejak menjadi pebalap Honda pada 2014, Fadli memang merupakan sosok berkarakter. Menurutnya, Fadli memiliki mental kuat dan terkenal supel. Tak hanya itu, Fadli juga cukup dihormati, bukan hanya oleh pebalap-pebalap seangkatannya, tetapi juga oleh para juniornya.

“Fadli ini termasuk rider top Indonesia, itu yang pertama. Memang sangat disayangkan waktu kejadian itu terjadi, padahal saat itu dia sedang di top performance-nya kelas 600cc,” ujar Anggono.

“Dia juga punya mental yang kuat, supel, dan kami melihat apa yang dicita-citakan Fadli memang belum kesampaian. Makanya, kami harap apa yang dimimpikan Fadli bisa tertular ke juniornya. Jadi memang secara figur Fadli di-respect dengan pebalap seangkatan dia, apalagi yang di bawahnya.

“Harapan saya Fadli bisa berprestasi karena ini kali pertama dan langsung main di Kejuaraan Asia. Saya rasa dari PB ISSI menunjuk dia karena ada data, bukan hanya mengirim karena bekas pebalap. Yang pasti dia akan melakukan yang terbaik. Kalau juara tentu kami alhamdullilah,” katanya.

contoh 7 :
Mahasiswa Autis Di-Bully, Kampus Wajib Miliki Unit Pelayanan Khusus Disabilitas

JAKARTA – Kasus bullying yang dialami seorang mahasiswa Autis di Universitas Gunadarma, Jakarta menyita perhatian publik terkait pelayanan kampus.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq menyebut perguruan tinggi di Indonesia wajib memiliki unit pelayanan bagi kaum disabilitas untuk mencegah bullying kembali terjadi.

“Di Indonesia cuma 3 yang baru menerapkan undang-undang tersebut. Yakni universitas Brawijaya, UI (Universitas Indonesia) dan UGM (Universitas Gadjah Mada). Yang lain belum,” kata Maman di Kantor Okezone, baru-baru ini.

Kasus bullying di Universitas Gunadarma, kata dia, menjadi salah satu bukti berapa sulitnya implementasi setiap undang-undang yang telah dirancang oleh DPR. Jika undang-undang yang disahkan namun tidak dijalankan, maka hanya akan jadi omong kosong belaka. Ia pun meminta seluruh institusi terkait untuk berkoordinasi menyelesaikan masalah ini.

“Kemudian kita ini bisa bangun koordinasi antar institusi. Di sini memang ada Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, juga kepolisian (untuk menyelesaikan kasus bullying),” jelasnya.

Sebelumnya, mahasiswa Gunadarma bernama Muhamad Farhan menjadi korban bullying teman-temanya dan menjadi video viral di media sosial. Akibat perlakuan tersebut, korban mengalami trauma berat. Sebab hal itu ia rasakan sejak awal masuk kuliah.

13 pelaku bullying kepada Farhan akhirnya diberi sanksi oleh pihak kampus. Keputusan tersebut dibacakan oleh Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Irwan Bastian. Ke-13 pelaku bullying tersebut dihukum sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

Tiga mahasiswa dengan pelanggaran berat yakni AA, YLL, dan HN dikenakan skorsing 12 bulan. Satu orang berinisial PDP diskorsing selama enam bulan karena terlibat dalam video tersebut sambil berteriak-teriak. Sedangkan sembilan orang lainnya diberikan peringatan tertulis karena terlihat dalam video melakukan pembiaran
Sungai Ciliwung Meluap, 2 Desa Terendam Banjir Setinggi 3 Meter

Terjadi banjir bandang disekitar sungai ciliwung, banjir tersebut diduga karena hujan yang turun sangat deras dari jam 19.00 WIB hingga pagi jam 09.00 WIB. 2 Desa terendam dan banyak keluarga yang mengungsi di kampung sebelah.

Sekitar 137 kepala keluarga kehilangan tempat tinggalnya karena banjir. Pemerintah segera memberikan bantuan berupa tempat pengungsian air bersih, makanan, minuman, obat-obatan dan pakaian.

Sebelumnya juga pernah terjadi banjir di desa ini sekitar dua tahun yang lalu, tetapi banjir tahun ini lebih besar dibandingkan dengan tahun kemarin. Salah satu penyebabnya juga diduga karena kebiasaan masyarakat sekitar yang membuang sampah sembarangan di sungai ciliwung sehingga terjadi banjir ketika musim hujan datang.

contoh 8 :
Persaingan Pencalonan Gubernur DKI Jakarta Semakin Memanas

Tinggal menghitung bulan, Jakarta yang merupakan ibukota Indonesia akan memilih wakil rakyat yakni Gubernur baru mereka karena masa jabatan Gubernur sebelumnya yang masa baktinya akan habis.

Dalam pencalonan dan pemilihan Gubernur Jakarta tahun ini akan sangat panas, sebab akan diisi oleh beberapa kandidat dari Partai Politik dan juga Independent. Beberapa calon diantaranya yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih kita kenal dengan pak Ahok ini juga akan kembali mendaftar sebagai calon Gubernur Jakarta.

Lalu ada Anies Baswedan yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan juga ada Agus Harimurti Yudhoyono yang sebelumnya mengabdi sebagai TNI.

Persaingan di antara ketiganya akan berjalan sengit karena semuanya datang golongan orang yang berprestasi. Selain itu, perang gagasan dan visi misi juga sudah bertebaran di media masa. Untuk itu, kita tunggu saja siapa yang menjuarai pesta demokrasi periode 2017-2022 mendatang.

contoh 9 :
Soal Bocor, UN Diulang???

Bocornya soal ujian nasional untuk tingkat SMP yang dilaksanakan pada Rabu, 23 April 2015 merupakan berita besar untuk pelaksanaan ujian tahun ini. Menteri Pendidikan, Anies Baswedan mengatakan bahwa pelaku yang membocorkan soal ujian sudah diselidiki. Ia memaparkan bahwa pelaku pembocoran akan diproses hukum sesuai pasal yang berlaku.

Dari hasil verifikasi yang dilakukan oleh PUSPENDIK atau Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Kemdikbud, telah ditemukan sebanyak 30 buklet soal dari 11.730 yang diunggah ke internet secara ilegal.

Setelah mendapat laporan tersebut, Menteri Pendidikan segera melakukan koordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informasi untuk memblokir tautan di Google yang berisi konten ilegal tersebut. Kerjasama pun dilakukan dengan pihak Google dalam upaya pemblokiran konten tersebut.

Diduga kebocoran soal UN ini melibatkan oknum dari pihak percetakan negara yang sudah ditunjuk untuk mencetak semua soal-soal ujian nasional. Penggeledahan pun dilakukan secara internal oleh pihak percetakan untuk mengetahui siapa sesungguhnya dibalik peristiwa ini.

Bocornya soal ujian nasional ini masih menjadi pertimbangan Menteri pendidikan untuk mengadakan kembali ujian ulang atau tidak. Tetapi kemungkinan besarnya adalah ujian tidak akan diulang, hal ini berdasarkan pertimbangan yang menyangkut besarnya nilai biaya pembuatan soal.


contoh 10 :
Rem Blong, Sebuah Mobil Mewah Menabrak Pembatas Jalan

Telah terjadi sebuah kecelakaan hebat kemarin malam di Jalan Tol Cipali pada tanggal 4 Maret 2015, sebuah Mobil Mewah ini dikemudikan oleh seorang anak muda yang bernama Agus, ia mengemudikan mobil dengan kecepatan diatas 120 KM/Jam.

Mobil bernomor polisi B 3641 AH itu menabrak sebuah pembatas jalan sebab mengalami rem blong pada mobilnya. Mobil Ferarri berwarna merah itu untungnya tidak membuat kecelakaan hebat karena pada saat itu Tol Cipali terlihat macet dari arah sebaliknya.

Untungnya dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya saja sang pengemudi mengalami luka berat dan kini masih di rawat di Rumah Sakit terdekat.

Akibat Lilin, Sebuah Rumah Hangus Terbakar Di Lalap5 Si Jago Merah

Sebuah kejadian tak terduga terjadi komplek perumahan Griya Jaya di Bekasi kemarin malam jam 22.14 WIB . Rumah milik keluarga pak Andi itu terbakar dan hangus tak tersisa. Peristiwa itu terjadi karena sang pemilik rumah yang menaruh lilin di atas lemari kayu miliknya.

Untungnya saat kejadian sang pemilik rumah, pak Andi sedang pergi tahlilan di rumah tetangganya, sedangkan istrinya sedang pulang kampung. Dalam musibah itu, pak Andi mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp 800 juta termasuk beberapa dokumen penting seperti Akta kelahiran, Ijazah dan surat-surat tanah miliknya.

Contoh Naskah berita untuk presenter berita dan VO

(PEMBUKAAN)
SELAMAT SIANG PEMIRSA BERJUMPA LAGI BERSAMA SAYA/ AHMAD FAUZI DALAM BERITA DUNIA// SELAMA 30 MENIT BERBAGAI INFORMASI TERKINI DAN TERPERCAYA AKAN MENEMANI AKTIFITAS ANDA SIANG INI//
LANGSUNG SAJA KITA SIMAK BERITA PERTAMA
TELAH TERJADI TSUNAMI DI PESISIR TIMUR JEPANG PADA PUKUL 14.46 WAKTU SETEMPAT ATAU PUKUL 11.46 WAKTU INDONESIA BARAT// HINGGA LAPORAN INI DITURUNKAN/ BENCANA INI DIPERKIRAKAN TELAH MENELAN LEBIH DARI 1000 KORBAN JIWA//
(MASUK VIDEO)
(VO VIDEO)
TSUNAMI INI TERJADI KARENA GEMPA YANG BERKEKUATAN 8,8 SKALA RIKTER DENGAN KEDALAM 24 KM YANG BERPUSAT 130 KILOMETER DI SEBELAH TIMUR HONSHU ATAU 373 KILOMETER TENGGARA TOKYO//
GEMPA INI MEMANG TELAH DIPERKIRAKAN OLEH BMKG JEPANG// WARGA DI WILAYAH PESISIR PANTAI TIMUR JEPANG SUDAH DI EVAKUASI KE TEMPAT YANG LEBIH AMAN//
KOTA SENDAI ADALAH TEMPAT YANG PALING PARAH TERKENA DAMPAK DARI TSUNAMI INI// SEBAGIAN BESAR GEDUNG DAN FASILITAS RATA DISAPU OLEH GELOMBANG BESAR// KERUGIAN AKIBAT TSUNAMI INI DITAKSIR MENCAPAI RATUSAN MILIYAR DOLAR AMERIKA//
(KELUAR VIDEO)
BERALIH KEDALAM NEGERI/ TERKAIT BENCANA TSUNAMI DI JEPANG/ UCAPAN BELA SUNGKAWA BERDATANGAN DARI BERBAGAI NEGARA DI SELURUH DUNIA/ TERMASUK DARI INDONESIA//
(MASUK VIDEO)
(VO VIDEO)
PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO LANGSUNG MENGGELAR KONFRENSI PERS YANG BERKAITAN DENGAN BENCANA TSUNAMI DI JEPANG//PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO MENYAMPAIKAN RASA PRIHATIN YANG MENDALAM, ATAS MUSIBAH GEMPA DAN TSUNAMI YANG MENGHANTAM JEPANG. PE­MERINTAH SAAT INI JUGA TENGAH BER­KONSENTRASI UNTUK ME­NGUM­PULKAN SELURUH DATA TERKAIT WNI YANG BERADA DI JEPANG. SBY PUN SUDAH MEGINSTRUKSIKAN MENTERI LUAR NEGERI MARTY NATALEGAWA DAN KEPALA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB) SYAMSUL MUARIF UNTUK MENGIRIMKAN TIM PENYELAMAT KE JEPANG.
(PENUTUP)

SEKIAN BERITA DARI KAMI/ SAYA AHMAD FAUZI MEWAKILI KERABAT KERJA YANG BERTUGAS MOHON UNDUR DIRI// SELAMAT BERAKTIFITAS/ DAN SAMPAI JUMPA



CONTOH NASKAH BERITA (LENGKAP,PEMBUKA,ISI,PENUTUP) 3 TOPIK.

Pembukaan.

Assalamualaaikum Wr.Wb.

Selamat siang pemirsa, kembali bersama saya Bejo Basuki dan rekan saya Maya Ahmed yang akan menyampaikan beragam topik menarik yang kami rangkum untuk mengabarkan berita- berita yang teraktual tajam dan terpercaya yang kami rangkum dalam liputan 6 siang ini. Saudara ruang informasi anda siang hari ini akan kami sugukan dengan beberapa berita dari Ibukota.

Isi
Banjir bandang kembali melanda Ibukota, banjir bandang melanda sebagian besar wilayah Jakarta, pada hari ini Rabu 02 Maret 2016 wilayah Jakarta Selatan terendam banjir setinggi 1 meter. Ketinggia banjir masih belum stabil,terkadang mencapai ketinggian hingga 1,5 meter bahkan hingga 180 cm. Belum ada laporan mengenai korban dari banjir siang ini,namun sebagian pemukiman warga mengalami kerusakan yang diperkirakan akan membuat aktifitas tidak bisa dilakukan seperti biasa dan sebagian jalan raya besar mengalami macet total.

Penutup

Berita tadi menutup acara Liputan pagi ini, saya Bejo Basuki dan Maya Ahmed dan segenap kru yang bertugas mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa.


CONTOH NASKAH BERITA (LENGKAP,PEMBUKA,ISI,PENUTUP) 3 TOPIK.

Pembukaan.

Assalamualaaikum Wr.Wb.

Selamat siang pemirsa, kembali bersama saya Bejo Basuki dan rekan saya Maya Ahmed yang akan menyampaikan beragam topik menarik yang kami rangkum untuk mengabarkan berita- berita yang teraktual tajam dan terpercaya yang kami rangkum dalam liputan 6 siang ini. Saudara ruang informasi anda siang hari ini akan kami sugukan dengan beberapa berita dari Ibukota.

Pemirsa, Berita selanjutnya yang saya bacakan yaitu dari Kediri, Jawa Timur. Sekitar pukul 22:55 WIB, dari arah Gunung Kelud muncul banyak petir yang menyambar-nyambar. Namun, menurut pihakBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), petir yang sering terlihat sekarang ini bukan disebabkan oleh gunung tersebut.Dalam bahasa Inggris, istilah petir yang muncul bersamaan dengan aktivitas gunung berapi yang meninggi disebut dengan nama dirty thunderstormatauvolcanic lightning.

Penutup

Berita tadi menutup acara Liputan pagi ini, saya Bejo Basuki dan Maya Ahmed dan segenap kru yang bertugas mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa.


CONTOH NASKAH BERITA (LENGKAP,PEMBUKA,ISI,PENUTUP) 3 TOPIK.

Pembukaan.

Assalamualaaikum Wr.Wb.

Selamat siang pemirsa, kembali bersama saya Bejo Basuki dan rekan saya Maya Ahmed yang akan menyampaikan beragam topik menarik yang kami rangkum untuk mengabarkan berita- berita yang teraktual tajam dan terpercaya yang kami rangkum dalam liputan 6 siang ini. Saudara ruang informasi anda siang hari ini akan kami sugukan dengan beberapa berita dari Ibukota.

Isi
Setelah Berita Gunung Meletus, Kita beralih ke Ibukota yang akan di bawakan oleh rekan saya Maya Ahmed.
Baik Pemirsa,kembali ke Ibukota pada hari rabu 12 Agustus 2009 hujan deras yang disertai angina kencang telah menumbangkan sebuah pohon yang cukup besar pohon tersebut tepatnya telah menutup jalur busway yang berada di Jl. Sisingamangaraja Jakarta Selatan Sehingga Bus Trans Jakarta dari arah CSW menuju Bundaran Senayan terpaksa melewati jalan umum. Menurut warga setempat kejadian ini terjadi tepatnya pada pukul 15.10 WIB hingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa Kejadian ini tidak merenggut korban jiwa.

Penutup

Berita tadi menutup acara Liputan pagi ini, saya Bejo Basuki dan Maya Ahmed dan segenap kru yang bertugas mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa.

Selasa, 06 Maret 2018

Bahasa Majas

Pengertian Majas
Majas adalah suatu gaya bahasa yang digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu dalam tujuannya untuk memperoleh efek tertentu agar tercipta sebuah kesan imajinatif bagi pendengarnya, baik secara lisan maupun tulisan.
Penggunaan majas bukan hanya ditemukan dalam bahasa indonesia, hampir semua bahasa memiliki berbagai jenis majas.

Fungsi Majas
Berikut ini adalah fungsi-fungsi atau tujuan penggunaan majas (Waluyo, 1995:83):
 Menghasilkan kesenangan imajinatif.
 Menghasilkan imajinasi tambahan sehingga hal-hal yang abstrak menjadi kongkrit dan menjadi dapat dinikmati pembaca.
 Menambah intensitas perasaan pengarang dalam menyampaikan makna dan sikapnya.
 Mengkonsentrasikan makna yang hendak di sampaikan dan cara-cara menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang singkat.

Macam-macam Majas
Terdapat empat kategori dalam pengelompokan majas dimana masing-masing kategori majas tersebut memiliki beberapa turunan majas lagi.
Empat kategori majas tersebut adalah :
1. Majas Perbandingan
Merupakan majas yang digunakan dalam membandingkan sesuatu untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca. Majas perbandingan digunakan karena adanya kemiripan sifat, bentuk dan lain-lain
2. Majas Pertentangan
Majas pertentangan digunakan untuk melukiskan sesuatu secara berlawanan atau bertolak belakang.
3. Majas Sindiran
Majas sindiran adalah penggunaan gaya bahasa yang bersifat menyinggung sesuatu secara lebih lugas (menyindir). Majas ini biasanya digunakan untuk mengugah suatu objek agar pembaca maksud dari sindiran tersebut.
4. Majas Penegasan
Merupakan majas yang digunakan untuk memberi kesan penegasan terhadap sesuatu sehingga menimbulkan kesan kepada pembaca ataupun pendengar.


Jenis-Jenis Majas Perbandingan
1. Majas Asosiasi atau Perumpamaan
Majas Asosiasi adalah majas yang membandingkan antara dua hal yang pada dasarnya sudah berbeda, tetapi seolah-olah dianggap sama.

Penggunaan majas asosiasi (perumpamaan) ditandai oleh penggunaan kata :
Bagai, Bagaikan, Seumpama, Seperti dan , Laksana.
Contoh :
Semangatnya keras bagaikan baja.
Wajahnya bagai pinang dibelah dua
Wajahnya kuning bersinar bagaikan bulan purnama

2. Metafora
Majas Metafora adalah majas yang mengungkapkan perbandingan analogis secara langsung. Dalam majas ini, kata yang digunakan hanyalah sebagai lukisan untuk mengungkapkan persaaan atau perbandingan. misalnya :tulang punggung dalam kalimat "pemuda adalah tulang punggung negara". Kata tulang punggung disini menyamakan dengan istilah harapan.
Contoh:
Engkau belahan jantung hatiku sayangku
Raja siang keluar dari ufuk timur
Desi dianggap bunga desa di kampungnya
Dia dianggap anak emas majikannya.
Perpustakaan adalah gudangnya ilmu.
Raja Hutan telah siap untuk menerkam.

3. Majas Personifikasi
Majas Personifikasi adalah majas yang mempersamakan benda-benda tak bernyawa dengan manusia, mempunya sifat, kemampuan, pemikiran, perasaan yang dapat diperbuat seperti manusia.
Contoh:
Burung pipit bernyanyi di siang hari.
Angin bercakap-cakap sama daun-daun, bunga-bunga, kabut dan titik embun
Badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
Ombak berkejar-kejaran ke tepi pantai.
Peluit wasit menjerit panjang menandai akhir dari pertandingan tersebut.

4. Majas Alegori
Majas Alegori adalah majas yang menyatakan suatu perbandingan melalui kiasan atau penggambaran dan bertautan satu dan yang lainnya dalam kesatuan yang utuh.
Penggnaan majas alegori biasanya digunakan dalam sebuah cerita yang sarat dengan pesan atau simbol-simbol bermuatan moral.
Contoh:
Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.

5. Majas Simbolik
Majas Simbolik adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan menggunakan simbol atau lambang untuk menyatakan tujuan tertentu. Simbol atau lambang yang digunakan dalam majas ini dapat berupa benda, tumbuhan maupun binantang.
Contoh:
Ia terkenal sebagai buaya darat.
Rumah itu hangus dilalap si jago merah.
Katakanlah Cinta dengan Bunga
Bunglon, lambang orang yang tak berpendirian.
Melati, lambang kesucian
Teratai, lambang pengabdian

6. Majas Metonimia
Majas Metonimia adalah majas yang menggunakan ciri atau label dari sebuah benda untuk menggantikan benda tersebut.Pengungkapan tersebut berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh :
Pak Ibrahim mengendarai kijang untuk menjemput Ibu Dewi di pasar (maksudnya mobil kijang)
Di kantongnya selalu terselib gudang garam. (maksudnya rokok gudang garam)
Setiap pagi Ayah selalu menghirup kapal api. (maksudnya kopi kapal api)
Ayah pulang dari luar negeri naik garuda (maksudnya pesawat garuda)

7. Majas Sinekdok
Majas Sinekdok adalah adalah majas yang bertujuan untuk mempergunakan sebagian dari sesuatu untuk menyatakan keseluruhan (pars pro toto) atau menggunakan keseluruhan untuk menyatakan sebagian (totem pro parte).
Majas Sinekdok Pars pro toto, yaitu menyebutkan sebagian untuk keseluruhan.
Contoh :
Hingga detik ini ia belum kelihatan batang hidungnya. (Batang hidungnya mewakili seluruh tubuh)
Majas Sinekdok Totem pro parte, yaitu menyebutkan keseluruhan untuk sebagian.
Contoh:
Indonesia akan memilih idolanya malam nanti.

8. Majas Simile
Majas Simile adalah majas yang menggunakan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknya, bagaikan, " umpama", "ibarat","bak", bagai".
Contoh:
Pikirannya kusut bagai benang dilanda ayam
Kau umpama air aku bagai minyaknya,
Bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.

9. Majas Hiperbola
Majas Hiperbola adalah majas yang mengungkapkan sesuatu secara berlebihan dengan cara melebih-lebihkan suatu kenyataan
Contoh :
Air matanya mengalir menganak sungai
Berita itu telah membumbung ke angkasa raya.

Jenis-Jenis Majas Pertentangan
1. Paradoks
Paradoks adalah majas yang mengungkapkan dua hal yang seakan-akan bertentangan, namun sebenarnya keduanya benar.
Contoh :
Jiwanya terasa sepi di tengah ingar-bingar pesta
Hati boleh panas tapi kepala tetap dingin agar kita tidak salah mengambil keputusan


2. Oksimoron
Oksimoron adalah majas yang menggunakan kata-kata yang berlawanan dalam frase yang sama atau dapat kita sebut sebgai paradoks dalam satu frase.
Contoh :
Olahraga mendaki gunung memang menarik walaupun sangat membahayakan.
Laut terlihat menyeramkan namun sebenarnya sangat indah .
Selalu ada kemudahan dalam kesulitan akan suatu perjuangan.
Dalam hidup dan matiku hanya Kau sajalah yang aku puja.
Dikala senang ataupun susah kita kan menghadapi hidup bersama-sama.

3. Antitesis
Antitesis adalah pengungkapan dengan menggunakan kata-kata yang berlawanan arti satu dengan yang lainnya.
Contoh :
Baik tua maupun muda, orang dewasa dan anak-anak semuanya larut dalam suasana gembira atas kemenangan tim sepakbola indonesia dalam piala tiger.
Miskin kaya semuanya memiliki hak yang sama dalam dunia pendidikan.
Baik lulusan kampus negeri maupun swasta sama-sama memiliki peluang yang besar dalam melamar pekerjaan di perusahaan BUMN.
Besar kecilnya penghasilan harus tetap kita syukuri.

4. Kontradiksi interminus
Kontrakdiksi adalah majas yang mengungkapkan pertentangan dengan menyatakan sangkalan dari pernyataan sebelumnya.
Contoh :
Semua murid kelas ini hadir, kecuali Hasan yang sedang ikut olympiade.
Menjelang puasa, semua jenis cabai mengalami kenaikan harga, kecuali cabai merah keriting.
Praktik Klinik Rumah Sehat setiap hari Senin-Sabtu, pukul 18.00-23.00, kecuali hari Jum'at pukul 18.00-21.00.
Semua teman diundangnya dalam acara ulang tahunnya, kecuali Dono.

5. Anakronisme
Anakronisme adalah majas pertentangan yang mengandung ketidaksesuaian antara peristiwa dengan waktunya.
Contoh :
Dalam tulisan Cesar, Shakespeare menuliskan jam berbunyi tiga kali (saat itu jam belum ada)
Cut Nyak Dien mengusir Belanda dengan menggunakan senjata nuklir (pada saat itu belum ada nuklir)

Jenis-Jenis Majas Sindiran
1. Ironi
Ironi adalah majas sindiran yang mengutarakan sesuatu dengan maksud lain dari apa yang terkandung dalam kalimatnya.
Contoh:
Ini baru siswa teladan, tidak pernah mengerjakan tugas.
Bagus sekali tulisanmu sampai tidak dapat dibaca.
Sungguh indah rapormu dengan bertaburnya warna merah dalam hampir semua mata pelajaran.

2. Sinisme
Sinisme adalah gaya sindiran dengan mempergunakan kata-kata sebaliknya seperti ironi tetapi kasar
Contoh :
Perkataanmu tadi sangat menyebalkan, tidak pantas diucapkan oleh orang terpelajar sepertimu.
Lama-lama aku bisa jadi gila melihat tingkah lakumu itu.

3. Sarkasme
Sarkasme adalah majas sindiran yang paling kasar. Majas ini biasanya bertujuan untuk mengkritik secara frontal dan kasar dan biasanya diucapkan oleh orang yang sedang marah.
Contoh:
Otakmu memang otak udang!
Dasar kerbau dungu, kerja begini saja tidak becus!

4. Satire
Majas satire adalah majas yang mengungkapkan sindiran dengan kasar dan keras seperti sarkasme, namun yang membedakan adalah majas satire ini menggunakan kata-kata ungkapan dalam menyatakan sindiran.
Contoh :
Ya, Ampun! Soal mudah kayak gini, kau tak bisa mengerjakannya!
Apa dia tak tau terima kasih? Sudah kubantu tapi dia malah memfitnahku di depan orang lain.
Ya ampun ! Koper ringan seperti ini, kau tak bisa mengangkatnya ?

5. Innuendo
Innuendo adalah gaya bahasa sindiran dengan mengecilkan kenyataan yang sebenarnya.
Contoh :
Ia menjadi kaya raya karena mengadakan kemoersialisasi jabatannya
Pantas saja ia cepat kaya karena ayahnya koruptor kelas kakap.

Jenis-Jenis Majas Penegasan
1. Apofasis
Apofasi majas untuk menegaskan sesuatu dengan cara seolah-olah menyangkal hal yang ditegaskan.
Contoh :
Saya tidak mau mengungkapkan dalam forum ini bahwa saudara telah menggelapkan ratusan juta rupiah uang negara

2. Pleonasme
Pleonasme adalah majas penegasan yang menambahkan keterangan pada pernyataan yang sudah jelas atau menambahkan keterangan yang sebenarnya tidak diperlukan.
Contoh :
Semua siswa yang di atas agar segera turun ke bawah.
Mereka mendongak ke atas menyaksikan pertunjukan pesawat tempur.
Bagi yang telah dipanggil namanya, silakan maju ke depan.

3. Repetisi
Reptisi adalah majas yang mengulangi kata-kata, frase, dan klausa yang sama dalam suatu kalimat atau wacana.
Contoh :
Marilah kita sambut pahlawan kita, marilah kita sambut idola kita, marilah kita sambut putra bangsa.
Dia akan menepati janjinya, aku percaya kepadanya, dia pasti akan menepati janjinya padaku.


4. Paralelisme
Paralelisme adalah majas yang menggunakan pengulangan kata yang disusun dalam baris yang berbeda.
Contoh :
Cinta adalah pengertian
Cinta adalah kesetiaan
Cinta adalah rela berkorban

5. Aliterasi
Aliterasi adalah majas penegasan yang menggunakan repetisi konsonan pada awal kata secara berurutan.
Contoh :
Kaku-kaku besi dipanaskan lentur juga
Lihatlah langit luruskan langkah.

6. Pararima
Pararima adalah adalah majas yang melakukan pengulangan konsonal awal dan akhir dalam kata atau bagian yang berlainan.
Contoh :
Belak-belok, kolat-kalit, mular-mulur

7. Tautologi
Tautologi adalah majas penegasan yang menggunakan pengulangan kata-kata dengan menggunakan sinonimnya.
Contoh:
Bukan, bukan, bukan itu yang ku maksud. Aku sekedar ingin bertukar pikiran saja denganmu.
Seharusnya sebagai sahabat kita bisa hidup akur, rukun, dan saling bersaudara.
Saya yakin, percaya, dan beriman pada semua ajaran Muhammad.

8. Klimaks
Klimaks adalah majas penegasan yang memaparkan suatu hal secara berturut-turut dari yang sederhana dan kurang penting meningkat kepada hal atau gagasan yang penting atau kompleks.
Contoh :
Semua orang dari anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut antri minyak.
Kesengsaraan membuahkan kesabaran, kesabaran pengalaman, dan pengalaman harapan.

9. Antiklimaks
Antikklimaks adalah majas penegasan yang memaparkan suatu hal atau gagasan yang penting atau kompleks menurun kepada pikiran atau hal sederhana dan kurang penting.
Contoh :
Kepala sekolah, guru, dan siswa juga hadir dalam acara syukuran itu.
Di kota dan desa hingga pelosok kampung semua orang merayakan HUT RI ke -62.

10. Retoris
Retoris adalah majas pengasan ungkapan pertanyaan yang jawabannya telah terkandung dalam pernyataan tersebut.
Contoh :
Manusia mana yang tidak butuh uang ?
Adakah orang yang ingin sakit selama hidupnya ?

11. Asindenton
Majas Asindeton adalah gaya bahasa yang menyebutkan secara berturut-turut tanpa menggunakan kata penghubung agar perhatian pembaca beralih pada hal yang disebutkan.
Contoh :
Dan kesesakan kesedihan, kesakitan, seribu derita detik-detik penghabisan orang melepaskan nyawa.

12. Polisindenton
Polisindenton adalah majas penegasan yang mengungkapkan suatu kalimat atau wacana, dihubungkan dengan kata penghubung.
Contoh:
Kami tidak hany dapat membangun rumah mewah, tetapi juga rumah sederhana dan rumah susun sederhana milik atau rusunami.

13. Interupsi
Interupsi adalah majas penegasan yang menggunakan kata-kata atau bagian kalimat yang disisipkan di dalam kalimat pokok untuk lebih menjelaskan sesuatu dalam kalimat.
Contoh:
Tiba-tiba ia-suami itu disebut oleh perempuan lain.

Minggu, 21 Januari 2018

Kumpulan Pidato Sekolah Tema Mari Meraih Mimpi Cita Cita


Assalamualaikum wr wb.

Puji syukur kita ucapkan atas kehadirat Allah swt, karena atas rahmat-Nya kita semua diberi kesehatan dan kesempatan untuk hadir di ruangan ini.

Yang saya hormati bapak/ibu guru. Dan yang saya sayangi teman-teman sekalian. Saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kali ini untuk meyampaikan pidato saya yang berjudul meraih mimpi.

Sebagai makhluk yang dianugrahi akal pikiran dan hawa nafsu, pastilah kita memiliki keinginan, cita-cita, impian, harapan, bahkan mimpi. Mimpi dalam hal ini bukanlah suatu kejadian atau pengalaman alamiah bawah sadar yang melibatkan panca indera, pikiran atau perasaan disaat kita tidur. Melainkan memiliki arti yang meluas sebagai sebuah cita-cita atau tujuan yang hendak di capai. Sejak kecil, mungkin ada di antara kita yang pernah bermimpi ingin menjadi seorang polisi, tentara, pilot, artis, astronot bahkan presiden sekalipun.

Lantas kita berfikir, bagaimana caranya meraih mimpi-mimpi tersebut? Apakah saya mampu mewujudkan mimpi-mipi itu? Apakah itu semua hanyalah sebatas mimpi saja?

Sejenak kita merenungkan pertanyaan tadi pada diri kita masing-masing. Mampu kah saya? Jika kita sungguh-sungguh ingin mewujudkan mimpi maka jawablah dengan tegas “Ya Saya bisa!” “Yes I can do it!”. Karena perlu diperhatikan bahwa tidak ada keberhasilan tanpa kesungguhan di dalam hati. Niat dan kesungguhan adalah modal utama untuk meraih mimpi.

Di zaman informasi sekarang ini, banyak orang yang pesimistis dalam mengejar mimpinya. Karena menurut mereka segala sesuatu dapat di ukur dan diprediksikan dengan kecanggihan teknologi informasi dan teori peluang matematis. Jadi hal yang kurang mungkin lebih baik ditinggalkan. Memang, tidak ada salahnya memanfaatkan teknologi informasi. Tetapi tidak lantas membuat kita untuk tidak berani bermimpi. Membuat dunia yang sebenarnya besar menjadi kecil dan sempit dalam pikiran kita. Dikarenakan oleh teori peluang hasil dari pemikiran manusia yang tak seberapa luar biasa dengan kuasa Sang Pencipta. Maka dari itu jangan takut untuk bermimpi, karena berawal dari mimpilah hal-hal besar dapat terjadi.

Kita pasti mengenal BJ Habibie, seorang profesor, penemu teori keretakan sayap pesawat, seorang menteri, presiden RI ke-3, dan tentu saja seorang pemimpi tentunya. Beliau pernah memimpikan membuat pesawat pertama karya bangsa Indonesia tanpa bantuan asing, yang pada saat itu mimpinya diragukan dan dianggap omong kosong oleh pemerintah Indonesia sendiri. Namun, beliau tetap sunguh-sungguh dan terus berusaha membuktikan bahwa dia mampu mewujudkan mimpinya. Di negara asing beliau mampu berprestasi mewujudkan mimpinya satu demi satu, dan menjadi orang Asia yang cukup disegani di Jeman karena kejeniusannya. Setelah beliau terkenal di Jerman, barulah beliau di panggil ke Indonesia untuk mewujudkan mimpinya membangun pesawat Indonesia pertama, pesawat N250. Akhirnya mimpi BJ Habibie terwujud.

Dari kisah nyata tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa jangan menyerah dan pesimis akan mimpi kita, tetap berusaha dan sungguh-sunguh mewujudkannya, jangan bosan menggaungkan mimpi-mimpi kita. Karena hal itu akan jadi penyemangat buat diri kita sendiri.

Ada beberapa nasihat untuk mewujudkan mimpi selain berbekal niat dan kesungguhan. Teruslah bermimpi dan tulislah mimpi-mimpi anda secara nyata. Jangan anda tulis dalam ingatan saja karena pasti anda akan lupa. Tuliskan 100 target anda diatas kertas. Hingga suatu hari nanti yang anda lihat dari 100 target itu hanyalah coretan. Coretan karena anda telah mencapainya.

Mari kita meraih mimpi!!!

Sekianlah pidato saya. Kurang dan lebih saya mohon maaf.

Assalamu’alaikum wr. Wb.


Pidato Bahasa Indonesia "impian"

Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Yang terhormat Ibu/Bapak Guru
Teman-teman sekalian yang saya sayangi
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena dengan rahmatnya kita bisa berkumpul ditempat dan waktu yang baik ini
Dalam suasana yang berbahagia ini, izinkan saya bercakap sepatah dua patah kata di depan rekan semua. Tidak bermaksud untuk sok tahu atau sok benar, tapi di sini saya hanya ingin berbagi motivasi dan bersama-sama mari kita saling menyemangati satu sama lain. Di sini saya akan membahas tentang impian.
Impian adalah keinginan yang kita yakini akan tercapai pada suatu saat, itulah impian. Salah satu great problem yang banyak dikonsumsi oleh kaum muda (utamanya) dan dianggap sebagai something not progresif oleh sebagian masyarakat adalah dengan mengesampingkan untuk memiliki sebuah impian atau cita-cita. Padahal cita-cita adalah seperti laiknya mesin pembangkit energi yang menjadi penggerak untuk maju. Cita-cita merupakan hasrat yang akan menggerakkan manusia untuk mewujudkannya. Tidak sedikit pula dari mereka yang menyamakan antara cita-cita/impian dengan khayalan. Perlu digaris bawahi bahwasanya khayalan tidak sama dengan impian. Khayalan tidak lebih hanya suatu bayangan yang sulit diraih. Khayalan tidak memiiki landasan tujuan yang jelas. Khayalan hanya sekedar angan-angan atau sebuah keinginan yang tak diusahakan.
Bermimpi adalah kunci utama seseorang untuk meraih sesuatu yang didambakan. Merumuskan impian sama dengan merumuskan masa depan. Sangat tidak mungkin jika manusia merumuskan masa depan yang suram, tentunya manusia akan menurumuskan masa depan yang indah. Namun jika seseorang takut bermimpi bukankah sama saja takut untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik? Dengan memiliki impian maka esensi dan value dalam kehidupan kita akan lebih terlihat jelas, menambah spirit untuk mengikhtiarkan apa yang diinginkan. Bukankah jika kita berusaha semaksimal mungkin untuk merealisasikan apa yang kita impikan merupakan salah satu bentuk kodrat kita sebagai makhlukNya untuk senantiasa berikhtiar dan berdo'a? Dari zaman dulu hingga saat ini, orang-orang besar telah menyatakan pentingnya visi, impian, tujuan dan cita-cita. Terciptanya Hawa juga karena visi seorang Adam bukan?
Penyelamatan yang dilakukan Nabi Nuh terhadap umatnya dengan pembuatan sebuah kapal besar yang memakan waktu lebih dari 100 tahun berawal dari sebuah visi yang direalisasikan olehNya. Mekkah kota suci, yang telah diziarahi oleh miliaran manusia sejak beribu-ribu tahun yang lalu dikaruniai oleh Yang Maha Agung untuk menjawab impian dan do'a Nabi Ibrahim untuk membuat tempat yang sepi, tandus dan tidak memiliki tanaman menjadi negeri yang aman, tenteram, makmur dan ramai dikunjungi manusia.
1. Socrates mengatakan "Jalan terdekat untuk meraih kemuliaan adalah dengan berusaha menjadi apa yang anda inginkan dan sesuai dengan apa yang anda pikirkan".
2. Abraham Lincoln mengingatkan "Anda bisa menjadi apapun jika anda bertahan pada keinginan itu dengan satu tujuan".
3. Dr. Patricia Boyle melalui penelitiannya "Impian membuat tubuh lebih kuat melawan penyakit dan menjaga kesehatan psikologi".
"Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, kalaupun tidak bisa mencapai langit setidaknya telah bersama rembulan atau bintang". Batapa pentingnya memang untuk memiliki mimpi, cita-cita atau visi dalam melangsungkan hidup, namun tak sedikit pula orang yang meremehkannya. Bahkan di dunia akademisipun belum pernah terdengar ada yang mengajarkan tentang manajemen impian atau cara-cara dalam meraih mimpi. Perlu ditekankan bahwa memiliki impian adalah HAK bahkan bisa dikatakan KEWAJIBAN setiap manusia dan itu adalah GRATIS.Demikian yang bisa saya sampaikan,semoga bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf jika ada salah kata.
Assalamu'alaikum wr.wb.



Assalamualaikum w.w

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat-Nya lah kita mampu hadir disini dalam keadaan sehat walafiat.

Yth.Ibu Euis Teti, selaku guru bahasa Indonesia

dan teman-teman yang saya cintai

Pada saat yang berbahagia ini saya akan menyampaikan pidato yang bertemakan meraih mimpi. Alasan saya menyampaikan pidato ini karena pada saat ini banyak orang yang sudah tidak mau berusaha meraih mimpinya hanya karena alasan klise seperti, sudahlah tidak mungkin bisa terwujud, lebih baik jalankan saja apa yang sudah diraih. Padahal tidak ada yang tidak mungkin selagi Tuhan berkehendak.Untuk itu terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi mimpi.Definisi mimpi sendiri adalah sesuatu yang anda inginkan besok, satu tahun lagi atau lima tahun lagi.Mengapa kita harus mempunyai mimpi? Sebagai arah dalam hidup dan motivasi kemana akan melangkah.

Bagaimana cara kerja mimpi? Mimpi akan mempengaruhi kekuatan pikiran bawah sadar yang dapat dibangkitkan melalui 2 cara, yaitu: autosuggestion dan visualization.

Autosuggestion; mimpi kita merupakan informasi penting untuk pikiran bawah sadar. Sebab keinginan yang terekam kuat dalam pikiran bawah sadar memiliki kekuatan sangat besar dan menjadi daya dorong yang akan menggerakkan diri kita untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Ada 5P dalam melakukan autosuggestion. Pertama positif, artinya selalu berpikir positif, yang kedua powerful, yaitu lakukan dengan penuh keyakinan sebab dapat memberikan kekuatan untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Ketiga precise, keinginan yang hendak dicapai harus sudah dapat dideskripsikan, karena pikiran bawah sadar hanya bisa menyusun berdasarkan kategori. keempat present tense, dalam bentuk keinginan saat ini, bukan keinginan di masa lalu atau akan datang. Dan yang terakhir personal, lakukan perubahan positif terhadap diri sendiri terlebih dahulu.

Visualization; mimpi kita menggambarkan sesuatu yang kita dambakan. Sesuatu yang selalu divisualisasikan manusia akan mudah terekam dalam pikiran bawah sadar. Lalu muncul kekuatan pikiran tersebut, yang berperan sebagai penghubung antara jiwa dengan tubuh. Sehingga tubuhpun bereaksi dengan mengerahkan seluruh potensi yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dalam bentuk kreatifitas atau tindakan. Memvisualisasikan impian memungkinkan seluruh impian tercapai oleh pikiran bawah sadar.

Ada 3 cara melakukan visualization, pertama, mendefinisikan mimpi artinya memberikan batasan atau standar akan impian yang hendak dicapai. Kedua, Menentukan target waktu sebab impian tanpa target waktu hanya akan menjadi mimpi sesaat. Impian dengan target waktu akan menggerakkan kesadaran untuk tidak segan-segan melakukan perubahan.. Ketiga, melakukan berulang-ulang Artinya mengkondisikan diri kita untuk lebih sering ingat akan impian kita. Dengan begitu perubahan besar akan terjadi pada kita.

Bagaimana cara meraih mimpi? pertama temukan sesuatu yang menjadi impian anda, apa keinginan yang begitu anda harapkan bisa terwujud, kedua tuliskan keinginan atau mimpi anda di atas kertas. Ketika menulis, bayangkan dan rasakan mimpi anda itu. Ketiga Cari seseorang yang membuat Anda besemangat mengejar mimpi itu. Keempat berpikirlah sebagai seorang Juara, jangan memikirkan tantangannya, tetapi pikirkanlah hasilnya. Maka semua tantangan akan mudah dilewati.

Stephen Covey dalam 7 Habits mengatakan kita membuat kreasi mental lebih dulu sebelum kreasi fisiknya. Pepatah Latin mengatakan, Fortis imaginatio generat casum, artinya imajinasi yang jelas menghasilkan kenyataan.

dari pidato saya ini, dapat diambil kesimpulan bahwa bermimpi memberikan motivasi dan arah kita melangkah. Mimpi dibangkitkan dengan 2 cara, yang pertama autosuggestion bekerja dengan menigirimkan informasi penting pada pikiran bawah sadar. Dan yang kedua visualization bekerja dengan menggambarkan mimpi yang kita dambakan. Untuk itu marilah kita berusaha mewujudkan impian dan janganlah berputus asa untuk meraih mimpi yang didambakan.

Sekian pidato dari saya. Apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian pidato yang menyinggung hadirin, saya mohon maaf. Atas perhatian hadirin, saya ucapkan terima kasih.

wassalamualaikum w.w


PIDATO MENGENAI IMPIAN DAN CITA - CITA
Selamat Pagi dan Salam Sejahtera Bagi Kita Semua

Yang terhormat Bapak/Ibu guru . . .

Dan teman – teman yang saya banggakan

Pertama – tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas kasih dan karuniaNyalah sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini. Saya juga berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk menyampaikan pidato saya yang berjudul “ Gapailah Cita – Citamu Bukan Sekedar Mimpi”

Hadirin Yang berbahagia,

Pada kesempatan kali ini saya akan memulai pidato saya dengan beberapa pertanyaan.
Apa impian dari anda semua ? cobalah jawab dalam hati kalian.
Lalu, apa cita – cita anda ?

Tentu saja anda semua berkata dalam hati anda bahwa kedua pertanyaan ini walau berbeda namun memiliki jawaban yang sama. Mungkin saja. Namun menurut saya sendiri, hal ini jelaslah berbeda.

Impian memiliki makna yang sama dengan mimpi. Kedua kata ini, yaitu impian atau mimpi adalah sesuatu yang hanya bisa diraih dan digapai dengan tidur. Ini berarti ketika kita terbangun maka kita akan berhenti bermimpi. Jadi orang yang akan meraih mimpinya adalah orang yang bermalas – malasan dengan menghabiskan waktunya dengan tidur. Tentu saja hal ini tidak akan menghasilkan hal berguna bagi kita. Hal ini tentu saja sama dengan mengharapkan cita – cita terwujud dengan suatu miracle atau keajaiban. Lalu bagaimana dengan cita – cita ? cita cita adalah sesuatu yang harus diraih dengan kerja keras, usaha dengan melibatkan semua potensi yang ada pada diri setiap individu.

Mungkin ada beberapa dari anda yang tidak sependapat dengan hal yang saya sampaikan. Namun, jika boleh saya berkata “ Tiap kata mempunya efek psikologis terhadap siapapun yang mendengar dan mengatakannya. Sebagai simulasi sederhana, coba anda katakan kepada teman di samping kanan anda bahwa ia “ langsing” lalu katakan pada teman samping kiri anda bahwa ia “ kurus” padahal kedua – duanya memiliki postur tubuh yang tidak terlalu besar. Namun kedua kata ini akan memberikan reaksi yang berbeda satu sama lain. Begitupula degan kata impian atau mimpi dengan kata cita – cita. Kata mimpi atau impian akan memberikan respon negatif bagi otak karena kata mimpi ini erat kaitannya dengan tidur yaitu melemaskan seluruh organ tubuh untuk mendapatkan kondisi rileks. Sedangkan kata cita – cita akan menciptakan pesan kuat dan positif bagi otak, yakni pesan kerja keras untuk menggapai cita – cita itu. Untuk itu mari kita mulai mengganti istilah impian atau mimpi itu menjadi kata cita – cita.

Hadiri yang berbahagia,

Semula dari kecil kita telah dijejalkan dengan berbagai nasihat baik dari orang tua, guru, dan buku – buku untuk memiliki cita – cita setinggi mungkin. Dan tentunya hal ini berhasil. Saya yakin setiap dari individu yang ada di ruangan ini bahkan seluruh dunia ini memiliki cita – cita baik yang dapat dihitung jari maupun yang tak terhingga. Namun sayangnya, hanya sebagian yang berani untuk mengejar dan mewujudkannya sebagai tujuan hidup dan berhasil. Dan sebagian lagi menyerah dengan berbagai faktor seperti keterbatasan, rasa cemas dan takut untuk memulai segalanya, intimidasi orang lain sehingga dapat menurunkan semangat dan fokus dalam meraih cita cita, ataupun sifat malas dengan menunda – nunda pekerjaan.

Lalu apakah yang membuat sebagian orang ini dapat mewujudkan cita – citanya ? Cita – cita atau tujuan hidup dapat diraih dengan :
1.
1. Tidak menunda – nunda

Terkadang tanpa kita sedari kita selalu membuang – buang waktu kita untuk hal yang tidak berguna dan malah menunda pekerjaan – pekerjaan lain yang memudahkan kita dalam meraih cita – cita. Terkadang kita berkata”nanti saja, masih ada besok atau lain kali saja”. Namun secara tidak sadar kata ini akan menyebabkan proses pencapaian cita – cita kita akan tertunda. Oleh sebab itu hentikan kebiasaan buruk kita ini dan mari kita mulai untuk merancang rancangan besar untuk meraih cita – cita kita.
2.
2. Menjaga fokus pada cita – cita kita

Dalam hal ini jagalah fokus cita – cita kita dengan mengalokasikan waktu tertentu untuk meraih cita – cita kita atau bisa dengan menggunakan gambar atau benda untuk mengingatkan akan cita – cita kita.
3.
3. Dan yang terpenting adalah jagalah motivasi kita

Motivasi ibarat sebuah energi. Motivasi seperti bahan bakar dalam kendaraan. Jika tidak ada motivasi, maka anda tidak akan bergerak meraih cita – cita anda. Ingat bahwa motivasi adalah bagian terpenting dari kerja keras. Karena tanpa motivasi, tidak akan ada usaha. Maka bangkitkanlah motivasi itu baik dari keadaan, support, dan apa yang hendak dicapai. Jangan hiraukan kata – kata orang yang menertawakan ataupun merendahkanmu. Tetaplah berusaha.
Akhir kata saya sampaikan bahwa kita harus terus berusaha, dan kita harus tanamkan dalam diri kita bahwa “beda antara bisa dan tidak bisa hanyalah lima huruf. Lima huruf yang menentukan arah hidup kita”.

Sekian pidato saya pagi ini, bila ada tutur kata dan tindakan yang kurang berkenaan di hati hadirin,
saya mohon maaf.


selamat Pagi.



Assalamualaikum Wr. Wb

Yang terhormat Ibu Aminah M. Nur, selaku guru pembimbing

Yang terkasih teman-teman sekalian

Marilah kita panjatkan puji dan syukur atas ke hadirat Allah SWT, karena dengan berkah dan rahmat-Nya kita bisa berkumpul di hari yang berbahagia ini.

Saya mengucapkan terima kasih karena saya telah diperkenankan untuk berdiri disini menyampaikan pidato yang bertema “Semangat untuk Menggapai Cita-Cita “.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kita semua untuk mengingat betapa pentingnya memiliki cita-cita. Apakah memiliki cita-cita akan berpengaruh dalam kehidupan kita ? Saya berharap pada kesempatan kali ini kita semua menjadi tahu, seberapa besar pengaruh cita-cita dalam kehidupan kita.

Hadirin sekalian,

Cita-cita bagi banyak orang mempunyai dua definisi. Bagi sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain cita-cita itu hanyalah mimpi belaka. Bagi orang yang menganggap cita-cita itu adalah tujuan hidup, maka cita-cita itu akan dijadikan bahan bakar yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan tujuan yang jelas dalam menjalani kehidupan. Namun bagi orang-orang yang mengangap cita-cita itu hanyalah mimpi belaka maka cita-cita itu tak lebih dari khayalan atau hanya menjadi mimpi pengantar tidur tanpa api yang dapat membakar motivasi untuk melangkah maju.Hal ini lah yang menyebabkan mereka hidup dengan tujuan yang tidak jelas.

Hadirin yang berbahagia,

Memiliki cita-cita sangat penting sekali, begitupun dengan usaha untuk menggapainya. Manusia tanpa cita-cita ibarat air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran rendah, mengikuti kemana saja alur sungai membawanya. Manusia tanpa cita-cita bagaikan seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa tujuan yang jelas sehingga ia bahkan dapat lebih jauh tersesat lagi. Kerja keras sangat dibutuhkan dalam hal ini. Tentunya kita sebagai pelajar tahu apa yang harus dilakukan untuk menggapai cita-cita, yakni dengan belajar dengan giat dan selalu percaya bahwa masa depan adalah milik kita, kita yang akan menjadi ujung tombak masa dea depan, kita yang akan mengatur masa depan, kalau bukan kita siapa lagi ?

Dan yang selalu menjadi kendala bagi kita untuk menggapai cita-cita adalah sikap yang terlalu berleha-leha, malas, dan terlalu menggantungkan diri kepada orang lain. Saya merasa generasi muda saat ini banyak didoktrin dengan kata-kata yang salah, salah satu contohnya generasi muda saat ini selalu berkata ‘’ Gimana nanti aja’’ padahal yang benar adalah “Nanti gimana ?’’. Inilah yang menunjukan kita sebagai generasi muda yang berleha-leha. Dan Yang terparah ketika kita menggantungkan diri kita kepada orang lain termasuk pada orang tua kita. Karena orang tua kita sukses kita menjadi tenang, yakin bahwa di masa depan kita akan sukses juga, atau bahkan malah berleha-leha dalam menghadapi masa depan tanpa belajar dan berlatih dengan tekun. Tentu saja ini perbuatan yang salah karena kunci sukses di masa depan itu Ketekunan bukan keturunan. Masa depan adalah refleksi kehidupan kita saat ini. Kehidupan yang kita pilih saat ini menjadi sebuah cerminan lain dari kehidupan kita di masa mendatang. Keberanian kita mengambil resiko hari ini bisa jadi menjadi kesuksesan tak terduga di masa depan kita.

Hadirin sekalian,

Semoga apa yang telah saya katakan tadi bermanfaat bagi kita semua yang ada disini. Mohon maaf bila banyak kesalahan dalam penyampaian, karena kesempurnaan hanya milik Allah dan kekhilafan adalah milik kita sebagai manusia. Ahkir kata selamat dan sukses meraih cita-cita wasssalamualaikum Wr.Wb



"Meraih Mimpi"

Assalamu’alaikum wr. wb.
Selamat siang semuanya.
Ibu Siti Wasirah selaku dosen mata kuliah Bahasa Indonesia yang saya hormati, dan teman-teman yang saya banggakan. Mari kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat wal’afiat.

Teman-teman yang berbahagia, dalam kesempatan ini, saya akan menjelaskan tentang kiat-kiat untuk meraih mimpi.

Apa yang Anda pikirkan saat Anda mendengar kata-kata mimpi? Bunga tidur? Sesuatu yang tak nyata? Tidak penting? Banyak orang yang berkata seperti itu, tapi bagi saya mimpi adalah awal dari sebuah kenyataan. Jika kita dapat memimpikannya, kita dapat menjadikannya nyata. Banyak juga yang berkata, “Mimpi itu tidak akan mungkin menjadi kenyataan”, tapi itu salah. “Hanya satu yang tidak mungkin di dunia ini yaitu kembali ke masa lalu”, seperti itulah kata Guru saya. Dan kata-kata itulah yang memotivasi saya untuk menjadikan mimpi sebagai acuan, pemicu semangat, dan tujuan yang akan saya capai dalam jalan hidup saya.

Teman-teman, untuk mencapai mimpi-mimpi kita, ada beberepa hal yang harus kita lakukan, yang petama adalah “Niat”. Niat adalah dasar atau fondasi. Jika fondasinya kuat, pasti tak akan roboh saat ada halangan atau rintangan yang datang untuk menggoyahkan niat kita. Tentukan dengan baik apa yang ingin Anda capai dan tanamkan mimpi itu dalam pikiran dan juga hati Anda.

Yang kedua adalah “100 Mimpi”. Tulislah 100 mimpi Anda dalam selembar kertas, jangan hanya satu. Tujuannya agar kita lebih bersemangat untuk menggapai mimpi-mimpi itu, menciptakan pandangan bahwa jalan hidup kita masih panjang sehingga kita tidak boleh putus asa di tengah jalan, dan untuk melatih kita agar tidak cepat merasa puas dengan apa yang sudah kita dapat, sehingga kita akan terus berusaha.

Yang ketiga adalah “Optimis Bisa”. “Ucapkan kata-kata optimis bisa dengan lantang dan tanamkan pada jiwa dan pikiran Anda.”, itulah yang di katakan oleh Irdi Riza, motivator yang pernah memotivasi saya waktu saya akan menghadapi ujian nasional. Optimis bisa adalah kata-kata yang singkat tapi penuh makna. Pahami kata-kata itu dan camkan baik-baik dalam pikiran, karena apa yang kita pikirkan akan mempengaruhi apa yang kita lakukan, dan terkadang akan menjadi kenyataan. Berpikir optimis akan membuat kita selalu bersemangat dan ikhlas untuk melakukan sesuatu.

Teman-teman, selanjutnya yang keempat adalah “Tinggalkanlah Gengsi”. Mungkin banyak yang tidak mau mengakui mimpi-mimpinya karena banyak orang yang tidak percaya bahwa mimpi itu berguna. Tapi percayalah pada diri Anda sendiri dan yakinlah bahwa Anda mampu menggapai mimpi-mimpi Anda. Pokoknya buang semua gengsi, ingat lagunya Bondan feat Fade 2 Black, “Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi, gantungkan yang tinggi agar semua terjadi”. Tidak ada gunanya jika kita lebih mengutamakan gengsi.

Dan yang terakhir adalah “Usaha dan Doa”. Memiliki mimpi-mimpi tapi tidak pernah berusaha untuk mewujudkannya itu sama saja bohong, inilah mimpi kategori mimpi yang sia-sia. Mimpi yang dibiarkan menjadi mimpi selamanya. Berusahalah semampu Anda dan ikhlas, maka semuanya akan terasa ringan. Iringi usaha Anda dengan doa agar Allah meridhoi usaha kita, memberikan jalan yang mudah bagi kita, senantiasa membantu dan membimbing kita, serta agar kita selalu berpegang teguh pada niat kita.

Teman-teman, janganlah takut untuk bermimpi, mimpi tidak akan menggigit Anda, mengapa Anda harus takut? Takut gagal? Sesungguhnya, orang yang gagal adalah orang yang tidak pernag mencoba. Jadi, mulailah bermimpi, bulatkan tekad dan selalu semangat untuk menggapai mimpi-mimpi Anda itu. Percayalah, tidak ada usaha yang sia-sia. Tidak ada yang tidak mungkin bila kita yakini, pastilah kan Anda dapati.

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga penjelasan saya yang tidak panjang dan juga tidak lebar ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Bila ada salah kata, saya minta maaf. Akhir kata.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Teman-teman yang berbahagia, dalam kesempatan ini, saya akan menjelaskan tentang kiat-kiat untuk meraih mimpi.
Apa yang Anda pikirkan saat Anda mendengar kata-kata mimpi?Bagi saya, mimpi adalah kunci dari keberhasilan. Karena untuk mencapai keberhasilan diperlukan perjalanan yg panjang dan tidak ada kunci instan untuk melakukan proses yang panjang itu. Nah, proses itu dimulai dengan membangun mimpi. Dan impian-impian itu akan memberi kita arah sehingga focus untuk mencapai keberhasilan. Jika kita dapat memimpikannya, kita dapat menjadikannya nyata.
Teman-teman, untuk mencapai mimpi-mimpi, ada beberepa hal yang harus kita lakukan, yang petama adalah “Niat”. Niat adalah dasar atau fondasi. Jika fondasinya kuat, halangan atau rintangan yang datang tidak dapat menggoyahkan kita.
Yang kedua adalah “berani berMimpi”. Jangan takut untuk bermimpi. Bermimpi tidak butuh biaya apa-apa.jangan bermimpi seadanya, tapi bermimpilah setinggi langit.
Yang ketiga adalah “Optimis Bisa apa yang kita pikirkan akan mempengaruhi apa yang kita lakukan. Berpikir optimis akan membuat kita selalu bersemangat untuk melakukan sesuatu.
Dan yang terakhir adalah “Usaha dan Doa”. Memiliki mimpi-mimpi tapi tidak pernah berusaha untuk mewujudkannya itu sama saja bohong. Inilah mimpi yang akan selamanya menjadi mimpi. Kita perlu Iringi usaha Anda dengan doa agar Allah meridhoi usaha kita, memberikan jalan yang mudah bagi kita.
Ingatlah, idza shodaqa al ‘azmu wadhoha as-sabilu.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


” Semangat untuk Menggapai Cita-Cita”
11 AGUSTUS 2012
MY BIG LIFE STORY
Assalamualaikum Wr. Wb

Yang terhormat Ibu Aminah M. Nur, selaku guru pembimbing

Yang terkasih teman-teman sekalian

Marilah kita panjatkan puji dan syukur atas ke hadirat Allah SWT, karena dengan berkah dan rahmat-Nya kita bisa berkumpul di hari yang berbahagia ini.

Saya mengucapkan terima kasih karena saya telah diperkenankan untuk berdiri disini menyampaikan pidato yang bertema “Semangat untuk Menggapai Cita-Cita “.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kita semua untuk mengingat betapa pentingnya memiliki cita-cita. Apakah memiliki cita-cita akan berpengaruh dalam kehidupan kita ? Saya berharap pada kesempatan kali ini kita semua menjadi tahu, seberapa besar pengaruh cita-cita dalam kehidupan kita.

Hadirin sekalian,

Cita-cita bagi banyak orang mempunyai dua definisi. Bagi sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain cita-cita itu hanyalah mimpi belaka. Bagi orang yang menganggap cita-cita itu adalah tujuan hidup, maka cita-cita itu akan dijadikan bahan bakar yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan tujuan yang jelas dalam menjalani kehidupan. Namun bagi orang-orang yang mengangap cita-cita itu hanyalah mimpi belaka maka cita-cita itu tak lebih dari khayalan atau hanya menjadi mimpi pengantar tidur tanpa api yang dapat membakar motivasi untuk melangkah maju.Hal ini lah yang menyebabkan mereka hidup dengan tujuan yang tidak jelas.

Hadirin yang berbahagia,

Memiliki cita-cita sangat penting sekali, begitupun dengan usaha untuk menggapainya. Manusia tanpa cita-cita ibarat air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran rendah, mengikuti kemana saja alur sungai membawanya. Manusia tanpa cita-cita bagaikan seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa tujuan yang jelas sehingga ia bahkan dapat lebih jauh tersesat lagi. Kerja keras sangat dibutuhkan dalam hal ini. Tentunya kita sebagai pelajar tahu apa yang harus dilakukan untuk menggapai cita-cita, yakni dengan belajar dengan giat dan selalu percaya bahwa masa depan adalah milik kita, kita yang akan menjadi ujung tombak masa dea depan, kita yang akan mengatur masa depan, kalau bukan kita siapa lagi ?

Dan yang selalu menjadi kendala bagi kita untuk menggapai cita-cita adalah sikap yang terlalu berleha-leha, malas, dan terlalu menggantungkan diri kepada orang lain. Saya merasa generasi muda saat ini banyak didoktrin dengan kata-kata yang salah, salah satu contohnya generasi muda saat ini selalu berkata ‘’ Gimana nanti aja’’ padahal yang benar adalah “Nanti gimana ?’’. Inilah yang menunjukan kita sebagai generasi muda yang berleha-leha. Dan Yang terparah ketika kita menggantungkan diri kita kepada orang lain termasuk pada orang tua kita. Karena orang tua kita sukses kita menjadi tenang, yakin bahwa di masa depan kita akan sukses juga, atau bahkan malah berleha-leha dalam menghadapi masa depan tanpa belajar dan berlatih dengan tekun. Tentu saja ini perbuatan yang salah karena kunci sukses di masa depan itu Ketekunan bukan keturunan. Masa depan adalah refleksi kehidupan kita saat ini. Kehidupan yang kita pilih saat ini menjadi sebuah cerminan lain dari kehidupan kita di masa mendatang. Keberanian kita mengambil resiko hari ini bisa jadi menjadi kesuksesan tak terduga di masa depan kita.

Hadirin yang saya hormati,

Dari kecil kita pasti dinasehati oleh orangtua, guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup kita akan membuat kita semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia.

Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak. Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai.

Oleh karena itu, mulai sekarang kita tidak boleh ragu-ragu atau bahkan malu dalam memilih cita-cita, karena tidak ada yang tidak mungkin kalu kita mau berusaha dan bekerja keras. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca.

Cita-cita bukan hanya terkait dengan sebuah profesi namun lebih dari itu ia adalah sebuah tujuan hidup. Seperti ada seseorang yang bercita-cita ingin memiliki harta yang banyak, menjadi orang terkenal, mengelilingi dunia, mempunyai prestasi yang bagus dan segudang cita-cita lainnya. Tapi jangan lupa dengan cita-cita setelah kita mati nanti yaitu masuk surga. Masuk surga pun harus kita perjuangkan selama kita hidup di dunia karena hidup kita pada dasarnya adalah untuk ibadah dan merupakan ujian Tuhan kepada kita. Kita mati tidak membawa apa-apa selain amal ibadah kita.

Hadirin sekalian,

Semoga apa yang telah saya katakan tadi bermanfaat bagi kita semua yang ada disini. Mohon maaf bila banyak kesalahan dalam penyampaian, karena kesempurnaan hanya milik Allah dan kekhilafan adalah milik kita sebagai manusia. Ahkir kata selamat dan sukses meraih cita-cita wasssalamualaikum Wr.Wb


Assalamualaikum wr wb.

Puji syukur kita ucapkan atas kehadirat Allah swt, karena atas rahmat-Nya kita semua diberi kesehatan dan kesempatan untuk hadir di ruangan ini.

Yang saya hormati bapak/ibu guru. Dan yang saya sayangi teman-teman sekalian. Saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kali ini untuk meyampaikan pidato saya yang berjudul meraih mimpi.

Sebagai makhluk yang dianugrahi akal pikiran dan hawa nafsu, pastilah kita memiliki keinginan, cita-cita, impian, harapan, bahkan mimpi. Mimpi dalam hal ini bukanlah suatu kejadian atau pengalaman alamiah bawah sadar yang melibatkan panca indera, pikiran atau perasaan disaat kita tidur. Melainkan memiliki arti yang meluas sebagai sebuah cita-cita atau tujuan yang hendak di capai. Sejak kecil, mungkin ada di antara kita yang pernah bermimpi ingin menjadi seorang polisi, tentara, pilot, artis, astronot bahkan presiden sekalipun.

Lantas kita berfikir, bagaimana caranya meraih mimpi-mimpi tersebut? Apakah saya mampu mewujudkan mimpi-mipi itu? Apakah itu semua hanyalah sebatas mimpi saja?

Sejenak kita merenungkan pertanyaan tadi pada diri kita masing-masing. Mampu kah saya? Jika kita sungguh-sungguh ingin mewujudkan mimpi maka jawablah dengan tegas “Ya Saya bisa!” “Yes I can do it!”. Karena perlu diperhatikan bahwa tidak ada keberhasilan tanpa kesungguhan di dalam hati. Niat dan kesungguhan adalah modal utama untuk meraih mimpi.

Di zaman informasi sekarang ini, banyak orang yang pesimistis dalam mengejar mimpinya. Karena menurut mereka segala sesuatu dapat di ukur dan diprediksikan dengan kecanggihan teknologi informasi dan teori peluang matematis. Jadi hal yang kurang mungkin lebih baik ditinggalkan. Memang, tidak ada salahnya memanfaatkan teknologi informasi. Tetapi tidak lantas membuat kita untuk tidak berani bermimpi. Membuat dunia yang sebenarnya besar menjadi kecil dan sempit dalam pikiran kita. Dikarenakan oleh teori peluang hasil dari pemikiran manusia yang tak seberapa luar biasa dengan kuasa Sang Pencipta. Maka dari itu jangan takut untuk bermimpi, karena berawal dari mimpilah hal-hal besar dapat terjadi.

Kita pasti mengenal BJ Habibie, seorang profesor, penemu teori keretakan sayap pesawat, seorang menteri, presiden RI ke-3, dan tentu saja seorang pemimpi tentunya. Beliau pernah memimpikan membuat pesawat pertama karya bangsa Indonesia tanpa bantuan asing, yang pada saat itu mimpinya diragukan dan dianggap omong kosong oleh pemerintah Indonesia sendiri. Namun, beliau tetap sunguh-sungguh dan terus berusaha membuktikan bahwa dia mampu mewujudkan mimpinya. Di negara asing beliau mampu berprestasi mewujudkan mimpinya satu demi satu, dan menjadi orang Asia yang cukup disegani di Jeman karena kejeniusannya. Setelah beliau terkenal di Jerman, barulah beliau di panggil ke Indonesia untuk mewujudkan mimpinya membangun pesawat Indonesia pertama, pesawat N250. Akhirnya mimpi BJ Habibie terwujud.

Dari kisah nyata tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa jangan menyerah dan pesimis akan mimpi kita, tetap berusaha dan sungguh-sunguh mewujudkannya, jangan bosan menggaungkan mimpi-mimpi kita. Karena hal itu akan jadi penyemangat buat diri kita sendiri.

Ada beberapa nasihat untuk mewujudkan mimpi selain berbekal niat dan kesungguhan. Teruslah bermimpi dan tulislah mimpi-mimpi anda secara nyata. Jangan anda tulis dalam ingatan saja karena pasti anda akan lupa. Tuliskan 100 target anda diatas kertas. Hingga suatu hari nanti yang anda lihat dari 100 target itu hanyalah coretan. Coretan karena anda telah mencapainya.

Mari kita meraih mimpi!!!

Sekianlah pidato saya. Kurang dan lebih saya mohon maaf.

Assalamu’alaikum wr. Wb.



PIDATO KIBARKAN CITA-CITA SETINGGI LANGIT
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Yang terhormat Dewan Juri
Dan peserta lomba yang berbahagia.
Marilah kita memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua sehingga pada kesempatan kali ini kita dapat berkumpul dalam acara Lomba Pidato tahun 2013.
Sholawat serta salam kita curahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wa sallam yang kita nantikan syafa’atnya di yaumil akhir.
Dewan Juri dan Peserta Lomba yang Berbahagia …
Perkenankanlah saya pada kesempatan kali ini menyampaikan uraian pidato yang bertema Kibarkan Cita-cita Setinggi Langit.
Teman-teman yang berbahagia….
Apakah teman-teman memiliki cita-cita? Aku juga punya cita-cita. Cita-citaku ingin menjadi guru. Karena aku ingin mencerdaskan anak-anak bangsa. Dan aku juga ingin berguna bagi nusa dan bangsa. Tentunya kita sebagai pelajar tahu apa yang harus dilakukan untuk menggapai cita-cita, yakni belajar dengan giat.
Kita harus belajar dengan giat karena kita merupakan generasi penerus bagi bangsa dan negara indonesia yang kita cintai. Kita yang akan membangun Indonesia menjadi negara yang hebat. Setuju???!!!
Bagi sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain cita-cita itu hanyalah mimpi. Bagi orang yang menganggap cita-cita itu adalah tujuan hidup, maka cita-cita itu akan dijadikan penyemangat untuk terus maju. Namun bagi orang-orang yang mengangap cita-cita itu hanyalah mimpi maka cita-cita itu tak lebih dari khayalan. Kalau kita sibuk berkhayal, memangnya kita bisa meraih cita-cita yang kita inginkan?
Teman-teman, cita-cita itu harus diusahakan. Cita-cita itu tidak bisa kita peroleh hanya dengan duduk dan bermalas malasan. Cita-cita setinggi apapun kalau kita tidak sungguh-sungguh untuk menggapainya maka cita-cita itu hanya sebatas mimpi. Marilah rekan-rekanku kita belajar giat agar menjadi generasi yang berilmu.
Selain itu, mulai sekarang kita tidak boleh ragu-ragu atau bahkan malu dalam memilih cita-cita, karena tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau berusaha dan bekerja keras. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak. Tapi jangan lupa dengan cita-cita setelah kita mati nanti yaitu masuk surga. Masuk surga pun harus kita perjuangkan selama kita hidup di dunia karena hidup kita pada dasarnya adalah untuk ibadah dan merupakan ujian Allah kepada kita. Kita mati tidak membawa apa-apa selain amal ibadah kita.
Demikianlah uraian pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga memberikan manfaat. Kurang lebihnya saya memohon maaf.

Bilahi Taufik Wal Hidayah Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Teman-teman yang berbahagia, dalam kesempatan ini, saya akan menjelaskan tentang kiat-kiat untuk meraih mimpi.
Apa yang Anda pikirkan saat Anda mendengar kata-kata mimpi?Bagi saya, mimpi adalah kunci dari keberhasilan. Karena untuk mencapai keberhasilan diperlukan perjalanan yg panjang dan tidak ada kunci instan untuk melakukan proses yang panjang itu. Nah, proses itu dimulai dengan membangun mimpi. Dan impian-impian itu akan memberi kita arah sehingga focus untuk mencapai keberhasilan. Jika kita dapat memimpikannya, kita dapat menjadikannya nyata.
Teman-teman, untuk mencapai mimpi-mimpi, ada beberepa hal yang harus kita lakukan, yang petama adalah “Niat”. Niat adalah dasar atau fondasi. Jika fondasinya kuat, halangan atau rintangan yang datang tidak dapat menggoyahkan kita.
Yang kedua adalah “berani berMimpi”. Jangan takut untuk bermimpi. Bermimpi tidak butuh biaya apa-apa.jangan bermimpi seadanya, tapi bermimpilah setinggi langit.
Yang ketiga adalah “Optimis Bisa apa yang kita pikirkan akan mempengaruhi apa yang kita lakukan. Berpikir optimis akan membuat kita selalu bersemangat untuk melakukan sesuatu.
Dan yang terakhir adalah “Usaha dan Doa”. Memiliki mimpi-mimpi tapi tidak pernah berusaha untuk mewujudkannya itu sama saja bohong. Inilah mimpi yang akan selamanya menjadi mimpi. Kita perlu Iringi usaha Anda dengan doa agar Allah meridhoi usaha kita, memberikan jalan yang mudah bagi kita.
Ingatlah, idza shodaqa al ‘azmu wadhoha as-sabilu.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.



KIBARKAN CITA-CITA SETINGGI LANGIT
Assalamualaikum wr.wb.
Dewan juri yang saya hormati. Bapak/Ibu guru yang saya cintai. Serta teman-teman yang saya banggakan.
Selamat siang dan salam sejahtera bagi kita semua.
Marilah kita mengucap syukur atas ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Karena dengan rahmat-Nya, kita masih dapat dipertemukan di ruangan ini dalam keadaan sehat tanpa kekurangan sesuatu apapun. Solawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W. Pada kesempatan ini, Saya Miftakhul Jannah Kelas 5 dari SDS 01 Gula Putih Mataram ingin menyampaikan tentang Kibarkan Cita-cita Setinggi Langit.
Teman-teman,
Pernahkah kita kebingungan ketika kita ditanya tentang cita-cita kita? Kalau tidak pernah ditanya, sekarang saya ingin bertanya dan tolong dijawab dalam hati saja. Teman-teman, apa sih cita-cita kalian?
Baiklah, mungkin di sini sudah ada yang punya jawaban, tetapi saya juga yakin pasti ada yang bingung untuk menjawab pertanyaan tadi.
Teman-teman sekalian,
Cita-cita itu adalah harapan di masa depan. Jika kita sudah memiliki cita-cita yang tinggi dan jelas, tentu semangat belajar kita akan terus terpacu. Kenapa? Itu karena kita sudah nenetapkan cita-cita kita. Dan sekarang, impian itu harus kita kejar dengan penuh semangat. Itulah mengapa saya katakan kita harus mengibarkan cita-cita setinggi langit. Karena, orang yang memiliki impian tentu memiliki semangat yang tak pernah surut.
Bagi teman-teman yang tadi belum bisa menjawab apa cita-citanya, mulai sekarang kibarkanlah cita-citamu! Mau jadi, guru? Anggota DPR? Apa Presiden? Semuanya sangatlah boleh. Justru cita-cita yang tinggi itulah yang harus kita perjuangkan.
Bapak Ibu guru dan teman-teman sekalian,
Cita-cita yang tinggi tentu lebih berat untuk meraihnya. Namun semua itu pasti biasa kita raih asal kita mau belajar. Bapak/Ibu guru, kami mohon didik kami sebaik mungki agar kami bisa mencapai cita-cita yang tinggi dan kelak dapat membanggakan kalian.
Jadi, janganlah kita takut untuk menggapai cita-cita yang tinggi! Kibarkan cita-cita setinggi langit! Semoga apa yang saya sampaikan bisa memotivasi kita semua untuk meraih cita-cita.
Terima kasih atas perhatiannya. Saya mohon maaf atas segala kekurangan. Saya akhiri, Selamat pagi.
Wassalamualaikum wr.wb.
Cita-citaku Menjadi Seorang Guru
Assalamualaikum wr. wb.
Yang terhormat Ibu Widiastuti S.Pd selaku guru Bahasa Indonesia serta teman-teman yang berbahagia.
Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita sehingga kita dapat berkumpul di kelas ini dalam rangka penilaian pidato tanpa ada halangan suatu apapun.
Ibu guru dan teman-teman yang berbahagia
Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan keinginan saya yaitu menjadi seorang guru. Sejak kecil saya sudah bercita-cita menjadi guru. Menurut saya guru adalah profesi yang paling mulia. Selain itu guru adalah profesi yang paling ringan karena mempunyai jam kerja yang sedikit sehingga saya masih bisa mempunyai banyak waktu untuk keluarga di rumah. Sepulang kerja saya bisa membangun usaha di rumah untuk menambah penghasilan serta bisa menyalurkan hobi saya. Tidak hanaya itu, saya juga masih bisa mempunyai waktu untuk mengikuti kegiatan kemasyarakatan sehingga selain dekat dengan siswa saya juga bisa lebih dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, saya sangat ingin menjadi seorang guru karena guru adalah profesi yang sangat menyenangkan.
Untuk menjadi seorang guru tentunya ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Menurut ketetapan dan keputusan dinas pendidikan, bagi mereka yang ingin menjadi guru diharuskan menamatkan jenjang pendidikan minimal S1 jurusan kependidikan, memiliki kartu kuning, sertifikasi tambahan dan mengikuti seleksi penerimaan.
Selain itu seorang guru juga harus memiliki sifat-sifat yang bisa membuat murid-muridnya senang dan nyaman dengan guru tersebut. Sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang guru adalah sebagai berikut. Yang pertama yaitu adil, jujur dan obyektif. Seorang guru dituntut memiliki sikap adil, jujur dan obyektif terhadap anak didiknya, artinya dia tidak berpihak atau mengutamakan anak dan kelompok tertentu. Dalam hal ini seorang guru harus bisa menyikapi setiap anak didiknya sesuai dengan karakter, sifat, bakat dan kemampuannya.
Yang kedua yaitu simpatik dan luwes. Sosok guru harus simpatik supaya minat anak didik untuk belajar lebih meningkat dan suasana dalam kegiatan belajar mengajar menyenangkan sehingga anak didik antusias untuk mengikuti kegiaan belajar. Keluwesan merupakan faktor yang mendukung yang disenangi para pserta didik dalam pembelajaran, sebab dengan sifat ini anak didik akan mampu berinteraksi dan berkomunikasi yang baik dengan guru tersebut.
Yang ketiga yaitu sabar dan tegas. Ketika seorang guru harus memberikan latihan yang berulang-ulang kepada anak didiknya, maka guru tersebut harus melakukannya dengan sabar karena setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Disamping mempunyai sikap sabar bukan berarti seorang guru itu lembek akan tetapi seorang guru juga harus mempunyai ketegasan sehingga anak didik tidak mudah meremehkan.
Yang keempat yaitu disiplin. Kedisiplinan seorang guru merupakan penentu keberhasilan guru dalam pelaksanaan pendidikan. Jadi sifat disiplin mutlak harus dimiliki oleh seorang guru.
Sifat guru yang terakhir yaitu humoris. Menyelipkan humor dapat menghilangkan ketegangan dan rasa kantuk. Selain itu tidak ada kecanggungan atau ketegangan yang membuat suasana belajar susah diserap.
Ibu guru dan teman-teman yang berbahagia
Untuk memenuhi semua persyaratan tersebut maka usaha yang akan saya lakukan yaitu yang pertama adalah dengan melatih kesabaran. Ketika sedang mendapat tugas atau menghadapi ulangan atau ujian, saya harus mengerjakannya dengan sabar, terus berusaha dan tanpa mengeluh.
Yang kedua adalah melatih kedisiplinan yaitu dengan memanajemen waktu dengan sebaik-baiknya. Hal itu memang susah tetapi ketika kita mau berusaha pasti hasilnya akan memuaskan juga.
Yang ketiga adalah belajar adil yaitu dengan tidak membeda-bedakan teman yang satu dengan lain. Saya harus bisa menyikapi mereka sesuai dengan karakternya sehingga ketika suatu saat nanti saya menjadi guru, saya sudah bisa menerapkan sikap adil terhadap mirid-murid.
Yang keempat yaitu belajar tegas. Ketika seseorang melakukan kesalahan maka saya akan mengingatkannya dan memberi arahan kepada seseorang tersebut. Selain itu masih banyak lagi usaha yang akan saya lakukan untuk mewujudkan cita-cita saya menjadi seorang guru.
Kesimpulan dari pidato saya yaitu untuk menjadi seorang guru, saya harus memenuhi syarat-syarat yang telah saya jelaskan tadi. Untuk bisa memenuhi syarat-syarat tersebut maka saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan cita-cita saya. Semoga dengan berusaha dan berusaha terus saya bisa mewujudkan cita-cita saya yaitu menjadi seorang guru. Saya berpesan kepada teman-teman jika kalian punya mimpi maka berusahalah semaksimal mungkin untuk bisa meraih mimpimu. Karena kita pasti bisa!.
Cukup sekian pidato dari saya. Apabila ada kekurangan atau kelebihan saya mohon maaf.
Wassalamualaikum wr. wb.